Bisa Gak Hamil Sehari Setelah Mens

Bisa Gak Hamil Sehari Setelah Mens

duniiakesehatan.com Banyak pertanyaan tentang kehamilan yang kita masih tidak ketahui jawabannya. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Bisa Gak Hamil Sehari Setelah Mens. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Bisa Gak Hamil Sehari Setelah Mens

Memahami Siklus Menstruasi Wanita
Siklus menstruasi dimulai pada hari pertama haid dan berlanjut hingga hari pertama haid berikutnya. Seorang wanita berada pada masa subur ketika terjadi ovulasi atau saat sel telur dilepaskan dari ovarium. Kondisi ini terjadi 12 hingga 14 hari sebelum periode berikutnya dimulai. Nah, buat pasangan yang berencana hamil, ini waktu yang tepat untuk berhubungan seksual agar mendapatkan keturunan. Namun, sebetulnya agak tidak mungkin kamu hamil setelah menstruasi, meskipun itu bisa saja terjadi. Penting untuk diingat bahwa sperma bertahan hidup dalam tubuh wanita hingga 7 hari setelah kamu berhubungan seks. Jika spermanya tergolong sehat dan memiliki daya gerak yang baik untuk akhirnya bisa membuahi sel telur.Jadi, kamu bisa hamil setelah menstruasi selesai jika ovulasi juga terjadi lebih awal. Terutama jika kamu memiliki siklus menstruasi pendek yang alami misalnya hanya 21 hari.

Tips Cepat Hamil Usai Menstruasi
Berikut ini tips yang bisa dilakukan supaya bisa hamil setelah menstruasi, yaitu:

Cek Masa Subur. Beberapa pasangan terpaku pada masa subur sebagai waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim. Padahal, melihat dari lama hidup sperma, sebenarnya kamu tidak perlu menunggu tepat pada masa ovulasi untuk berhubungan seksual.

Menghindari Stres. Stres memicu terbentuknya hormon yang membuat kamu menjadi lebih sensitif, terutama ketika menstruasi. Sayangnya, stres berlebihan ini membuat wanita menjadi lebih sulit untuk hamil. Pastikan kamu mengelola stres dengan baik, caranya dengan melakukan hobi yang menyenangkan atau hal-hal yang disukai.

Lakukan Hubungan Seksual Kapan Saja. Waktu terbaik untuk berhubungan seksual bisa kapan saja, jadi jangan terpaku untuk melakukannya hanya pada malam hari atau pagi hari. Pagi hari lebih dianjurkan karena ketika bangun tidur, tubuh sedang fit dan pikiran masih segar sehingga performa kamu dan pasangan masih baik.

Baca Juga : Boleh Gak Sih Ena Ena Pas Hamil

Selain itu, untuk mengetahui kapan ovulasi terjadi, kamu bisa mengetahui pola ovulasi yang dimiliki dengan bantuan beberapa alat, seperti:

Perangkat Prediktor Ovulasi. Alat ini bekerja dengan mendeteksi LH (luteinizing hormone), yang melonjak 1-2 hari sebelum ovulasi terjadi. Jadi alat ini dapat memberi tahu kapan wanita mengalami ovulasi, tetapi mereka tidak dapat memberi tahu kapan ovulasi telah terjadi.

Alat Uji Progesteron. Beberapa wanita yang mengalami menstruasi tidak teratur, seperti mereka yang mengalami PCOS, juga menemukan bahwa menggunakan kit yang mendeteksi progesteron, hormon yang dilepaskan tepat setelah ovulasi membantu untuk digunakan sebagai tambahan pada kit ovulasi standar. Menentukan apakah progesteron yang diproduksi tubuh membantu untuk mengetahui apakah kamu mengalami ovulasi atau tidak.

Aplikasi Kesuburan. Aplikasi pelacak ovulasi bisa menyusun catatan bulanan dari berbagai faktor, seperti suhu tubuh basal dan lendir serviks. Mereka dapat membantu wanita dengan menstruasi teratur menentukan kapan mereka berovulasi.

Melacak Suhu Tubuh Basal. Untuk melacak suhu tubuh basal, kamu membutuhkan termometer khusus yang dirancang untuk tujuan ini. Ambil suhu setiap pagi sebelum kamu beraktivitas. Ukur suhu pada waktu yang sama setiap hari. Jika kamu melihat ada kenaikan suhu sekitar 0,4° F selama tiga hari berturut-turut, kamu mungkin mengalami ovulasi.

Related posts