Manfaat Skipping Bagi Kesehatan Tubuh

Manfaat Skipping Bagi Kesehatan Tubuh

Duniiakesehatan.com – Skipping atau lompat tali mungkin sangat sering kamu lakukan di masa kanak-kanak. Namun, banyak orang yang ketika sudah dewasa malah melewatkannya. Padahal skipping merupakan olahraga sederhana yang memiliki berbagai manfaat kesehatan bagi tubuh.

Bagi kamu yang masih dalam proses pertumbuhan, skipping bisa bermanfaat untuk menambah tinggi. Namun bila sudah menginjak usia lebih dari 30 tahun, manfaat ini mungkin tidak akan terlalu berdampak signifikan lagi. Tapi, kamu bisa mendapatkan manfaat kesehatan lainnya dari skipping.

Manfaat skipping bagi kesehatan tubuh bisa didapatkan dengan mudah. Apalagi olahraga sederhana ini bisa dilakukan di mana saja dan hanya membutuhkan alat skipping saja untuk melakukannya. Jadi kamu tidak perlu repot-repot dalam menjalankannya.

Berikut beberapa manfaat skipping bagi kesehatan tubuh,

Membakar Kalori

Skipping sangat baik untuk membakar kalori. Bahkan, beberapa studi mengungkap bahwa olahraga ini bisa membakar kalori lebih baik dibandingkan olahraga lainnya seperti jogging dan berenang. Olahraga ini memaksa tubuh untuk melompat yang menyebabkan banyak kalori dalam tubuh terbakar.

Karena membakar kalori lebih banyak dari kebanyakan olahraga aerobik lainnya, skipping sangat cocok untuk orang-orang yang ingin mempertahankan berat badan ideal. Tak hanya itu, lompat tali juga pas untuk kamu yang sedang menjalani program diet untuk menurunkan berat badan.

Dalam satu sesi skipping yang dilakukan selama 10 menit, akan ada 300 kalori yang terbakar. Jika ingin kalori tubuh terbakar lebih banyak kamu bisa menambah waktu sesi latihan.

Menyehatkan Jantung

Manfaat skipping bagi kesehatan tubuh selanjutnya adalah menyehatkan jantung. Berdasarkan rekomendasi dari American Heart Association (AHA), seseorang harus melakukan olahraga aerobik secara teratur untuk menurunkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Olahraga skipping yang dilakukan setidaknya 4-5 kali per minggu selama minimal 20 menit per kali, terbukti efektif untuk melindungi jantung dari penyakit mematikan tersebut.

Baca Juga : Aktivitas yang Bermanfaat Untuk Membakar Kalori

Meningkatkan Kepadatan Tulang

Skipping atau Lompat tali juga akan melatih otot dan tulang, terutama di daerah tungkai bawah. Jika olahraga ini dilakukan secara teratur selama setidaknya 6 bulan, kepadatan tulang akan meningkat secara signifikan. Secara jangka panjang, kepadatan tulang yang baik akan membantu menunda, bahkan mencegah osteoporosis di kemudian hari.

Meningkatkan kemampuan otak

Saat melakukan skipping, otak harus mengeluarkan berbagai kemampuannya. Di antaranya adalah kemampuan mengoordinasikan gerakan tangan dalam mengayun tali dan gerakan kaki dalam melompat, kemampuan mengayun tali dan melompat secara ritmis dengan stabil, kemampuan spasial untuk memperkirakan luas area yang dibutuhkan saat lompat tali, serta penyesuaian keseimbangan tubuh secara terus-menerus agar bisa berdiri tegak setelah lompat.

Semua aktivitas tersebut dapat menstimulasi otak kiri dan otak kanan. Dalam jangka pendek, hal tersebut berkontribusi dalam membangun konsentrasi seseorang. Secara jangka panjang, skipping yang dilakukan secara teratur dapat dapat membantu meningkatkan performa dalam bekerja atau belajar.

Menjaga kesehatan mental

Skipping juga memiliki manfaat untuk kesehatan mental. Studi menemukan bahwa orang-orang yang menjalani olahraga aerobik secara teratur, yang tentu salah satunya adalah skipping, akan memiliki kesehatan mental yang baik.

Ini karena skipping dapat membuat seseorang menyalurkan energi dan pikiran secara positif. Mereka juga cenderung lebih tenang, tidak mudah cemas, dan tak cepat terbawa emosi.

Hanya dengan seutas tali, ada banyak manfaat baik kesehatan yang bisa didapat dari olahraga skipping yang dijalankan secara rutin. Bahkan, meski terbilang sederhana, skipping diketahui bisa membakar kalori lebih banyak dibandingkan beberapa jenis olahraga lainnya seperti joging atau berenang.

Bahkan, sebenarnya skipping tak harus dilakukan dengan tali. Melompat ritmis tanpa tali pun bisa mendatangkan manfaat yang hampir sama.

Related posts