5 Tips yang Ampuh Menjaga Kesehatan Anak

5-Tips-yang-Ampuh-Menjaga-Kesehatan-Anak

duniiakesehatan –  Balita adalah usia saat anak sedang aktif-aktifnya mengeksplorasi berbagai hal. Si Kecil bukan hanya senang mempelajari benda-benda yang ada di rumah, melainkan juga di lingkungan sekitarnya. Sebagian anak mungkin sedang senang-senangnya bermain di luar rumah seperti bersepeda, berlari-larian, dan melakukan permainan outdoor lain bersama kawan-kawannya. Saking aktifnya si Kecil bermain, Mam mungkin sampai mengkhawatirkan kondisi kesehatan anak.

Sebenarnya, bermain adalah kebutuhan penting bagi si Kecil, sebagaimana makan sehat dan tidur cukup. Dengan bermain, si Kecil belajar mengembangkan imajinasi, kreativitas, kemampuan sosial, serta kemampuan dalam memecahkan masalah. Tak perlu resah bila si Kecil terlihat begitu bersemangat bermain ya, Mam. Cukup perhatikan asupan gizi, kebutuhan tidur, serta kebersihannya saja untuk menjaga kesehatan anak.

Mam juga bisa memberikan S-26 Procal dengan Nutrissentials, susu pertumbuhan yang diformulasikan khusus untuk si Kecil saat usia 1-3 tahun. Susu ini mengandung protein, AA, DHA, omega 3, omega 6, nukleotida, serta sejumlah vitamin dan mineral yang penting bagi pertumbuhan si Kecil. Berbagai zat gizi dalam susu pertumbuhan ini dapat membantu Mam mendukung langkah awal kepintaran si Kecil. Selain itu, S-26 Procal memiliki rasa vanila lezat yang juga pasti akan si Kecil sukai.

 

Pada umumnya, ada beberapa hal yang umum menyebabkan anak mudah sakit, yaitu:

 

Masalah Kekebalan Tubuh
Ini bisa terjadi pada anak yang memiliki kelainan bawaan sejak lahir, seperti penderita alergi (mekanisme imun di tubuhnya berlebihan). Namun, anak tanpa kelainan bawaan pun bisa mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh.

Dalam situs Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr Muzal Kadim SpA(K) mengatakan, saluran cerna adalah benteng kesehatan anak. Ini karena di saluran cerna terdapat sekitar 80 persen sel yang menghasilkan antibodi. Saluran cerna berfungsi sebagai sistem perlindungan (pertahanan) terdepan untuk menghadapi mikroorganisme patogen, serta mengatur sistem pertahanan tubuh agar lebih toleran terhadap alergen. Jadi, pastikan Mam memberikan asupan makanan bergizi kepada si Kecil sebagai langkah utama dalam memperkuat kekebalan tubuhnya.

 

Paparan Lingkungan
Lingkungan yang kurang higienis merupakan sumber virus dan bakteri yang kerap mengganggu kesehatan anak. Lingkungan yang paling umum menularkan penyakit kepada anak balita adalah sekolah. Bila ada salah satu teman di sekolah si Kecil sedang sakit, kemungkinan besar akan menular kepada anak-anak lain. Hal ini karena anak yang sakit belum paham mengenai tindakan perlindungan agar penyakitnya tidak menyebar ke teman-temannya.

 

Infeksi
Infeksi biasanya ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh anak (demam). Penyebab infeksi umumnya bakteri dan virus. Si Kecil bisa menderita infeksi antara lain bila mengalami kontak langsung dengan sumber infeksi (misalnya, ketika bermain dengan temannya yang sudah sakit). Sebuah penelitian menyebutkan, anak yang mengikuti prasekolah memiliki risiko mengalami infeksi 1,5-3 kali lebih besar dibandingkan anak yang tinggal di rumah.

Menjaga kesehatan anak sangatlah penting agar proses pertumbuhan dan perkembangannya berjalan lancar dan optimal. Agar si Kecil senantiasa sehat, Mam dapat mempraktikkan berbagai kiat praktis untuk menjaga kesehatan anak berikut:

 

Memberikan Makanan Bergizi
Pastikan si Kecil mendapat asupan gizi sesuai kebutuhan perkembangannya, Mam. Melalui sehat makan yang sehat, daya tahan tubuh anak si Kecil menjadi kuat untuk menangkal penyakit. Unsur gizi yang penting bagi pertumbuhan sekaligus kesehatan anak adalah karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Komposisi gizi yang dianjurkan adalah 50-70 persen karbohidrat, 20-30 persen lemak, dan 10-15 persen protein.

 

Baca Juga : Kegiatan Sehat Tiap Pagi Hari

Menjaga Kebersihan
Selain dari asupan makanan, daya tahan tubuh kuat juga bisa didapat dengan menjaga kebersihan diri. Ajari si Kecil untuk memahami pentingnya hal ini, Mam. Caranya antara lain dengan membiasakan anak mencuci tangan setiap akan dan selesai makan, setiap selesai buang air kecil maupun besar, mandi dua kali sehari, menggosok gigi pagi dan malam, serta mencuci kaki setiap mau tidur.

 

Aktif Bergerak
Gaya hidup aktif tidak hanya penting untuk orang dewasa. Anak-anak pun harus banyak beraktivitas fisik guna memperkuat daya tahan tubuhnya. Jadi, pastikan Mam memberikan waktu bagi si Kecil untuk aktif bergerak minimal satu jam dalam sehari. Misalnya, dengan membiarkannya berlarian, menari, berayun, atau bermain di luar ruangan bersama teman-temannya. Bila anak aktif bergerak, aliran darah di tubuh si Kecil akan menjadi lancar, ia terhindar dari obesitas, dan kekebalan tubuhnya pun baik.

 

Tidak Jajan Sembarangan
Salah satu kebiasaan yang dapat membuat daya tahan tubuhnya menurun adalah jajan sembarangan. Dengan membeli makanan maupun minuman yang tak terjamin kebersihannya, si Kecil menjadi berisiko untuk terserang bakteri.
Memang tidak mudah meminta si Kecil untuk tidak jajan ya, Mam. Namun, Mam tetap perlu mengingatkan si Kecil untuk menghentikan kebiasaan ini agar ia tidak mudah sakit. Solusi lain adalah dengan selalu membawakan si Kecil bekal saat ke sekolah. Ini agar si Kecil memiliki camilan sehat dan lebih terjamin kebersihannya. Contoh penyakit yang sering diderita anak akibat kebiasaan jajan sembarangan adalah diare.

 

Patuhi Jadwal Imunisasi
Anak balita mempunyai jadwal imunisasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Pastikan Mam mematuhi jadwal tersebut agar kekebalan tubuh si Kecil terbentuk dan meminimalkan risiko terpapar penyakit yang telah diimunisasi. Daftar imunisasi yang diwajibkan pemerintah untuk diberikan kepada setiap anak adalah hepatitis B, polio, BCG, campak, dan DPT. Mam, pastikan untuk melihat panduan lain dalam menjaga kesehatan anak

Kegiatan Sehat Tiap Pagi Hari

Kegiatan-Sehat-Tiap-Pagi-Hari

duniiakesehatan –  Gaya hidup sehat lebih dari sekadar mengubah pola makan, tetapi juga belajar bagaimana menjaga kebugaran dan kesehatan sambil memprioritaskan rutinitas positif. Orang yang benar-benar menjalani gaya hidup sehat tahu bahwa untuk menjaga kebugaran tubuh berarti berpegang teguh pada rutinitas, konsistensi dan kepatuhan.

Untuk membantu mewujudkan semua cita-cita gaya hidup sehat, ada beberapa tips kesehatan yang bisa dilakukan setiap hari sebelum pukul 10:00 pagi. Melansir dari yourtango.com, berikut adalah 10 tips untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dalam bentuk rutinitas pagi.

 

Segera minum segelas air setelah bangun tidur

Dengan minum segelas air setelah bangun tidur dapat membantu melancarkan proses pencernaan. Tambahkan perasan jus lemon untuk menambahkan nutrisi dan sari vitamin C.

 

Bersyukur

Fokus pada rasa terima kasih dapat menciptakan perasaan yang positif sepanjang hari. Luangkanlah waktu di pagi hari untuk memikirkan semua hal baik dalam hidup dan bersyukurlah. Dengan melakukan hal ini, akan membuat pikiran-pikiran yang negatif sulit untuk masuk ke dalam diri.

 

Olahraga

Salah satu kunci utama untuk menjaga kesehatan adalah olahraga setiap pagi. Baik itu hanya sekadar peregangan, menari, maupun melakukan olahraga berat yang membuat tubuhmu bergerak.

Menurut Healthline, melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu mengurangi depresi dan membantu mempertahankan berat badan yang ideal. Selain itu, dengan berolahraga kamu juga dapat menurunkan risiko penyakit kronis.

 

Baca Juga : Kegiatan Sehat Tiap Pagi Hari

 

Makan sarapan yang sehat

Sarapan merupakan salah satu hal yang tidak boleh ditinggalkan. Sarapan yang sehat akan memulai metabolisme tubuh dan memberikan energi yang tepat untuk menjalani harimu. Dengan ini, kamu tidak akan merasa lelah saat menjalani aktivitas.

 

Tersenyumlah pada diri sendiri di cermin selama 30 detik

Kegiatan ini dapat menginspirasi sikap mental yang positif dan jadi pembangkit rasa percaya diri. Lihatlah diri di cermin sebagai orang yang paling bahagia. Tunjukkan tekad bahwa kamu akan melewati hari dengan sempurna dan optimis semua tujuan dapat tercapai.

Menurut beberapa ahli, tersenyum pada diri sendiri di cermin dapat membuat otak merasa bahagia secara autentik. Ingat, kebahagiaan adalah bagian besar dari perasaan dan motivasi untuk menjadi sehat!

Cara Menjaga Kehamilan Muda Agar Tetap Sehat

Cara-Menjaga-Kehamilan-Muda-Agar-Tetap-Sehat

duniiakesehatan – Menjaga kesehatan di kehamilan muda merupakan langkah penting untuk memastikan pembentukan dan perkembangan organ janin di dalam kandungan. Awal kehamilan atau hamil muda merupakan saat- saat yang dapat membingungkan. Berbagai perubahan yang dialami, sebaiknya ditanggapi dengan tepat untuk menjaga kehamilan tetap sehat.

Banyak penyesuaian tubuh yang dipicu oleh perubahan hormon saat hamil. Hal ini bertujuan agar bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan normal dan sehat dalam kandungan.

 

Beragam Cara Menjaga Kehamilan Muda
Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan ibu hamil untuk menjaga kehamilan muda, di antaranya:

 

Mengatasi keluhan dan perubahan fisik
Berbagai perubahan fisik dalam kehamilan yang umumnya terjadi yaitu mual muntah (morning sickness), payudara terasa nyeri, sering buang air kecil, mudah lelah, pusing, sulit buang air besar, dan keinginan makan sesuatu di luar kebiasaan atau ngidam. Selain itu, ibu hamil juga ada yang sensitif terhadap bau tertentu, seperti parfum ataupun asap rokok.Untuk meringankan gejala morning sickness, ibu hamil dapat mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dengan lebih sering. Perbanyak minum air, selingi dengan minuman jahe. Tidak hanya itu, beristirahat yang cukup juga membantu mengurangi rasa lemas saat hamil muda. Guna mencegah sembelit saat hamil muda, batasi makanan yang digoreng, makanan pedas, dan minuman soda. Sertakan pula makanan kaya serat dan lakukan aktivitas tubuh yang ringan.Hindari menahan buang air kecil, karena dapat memicu infeksi saluran kemih. Untuk membantu mengatasi pusing saat hamil muda, hindari berdiri terlalu lama dan jangan mengubah posisi tiba-tiba. Berbaring ke sebelah kiri akan membantu meringankan pusing.

Menghindari rokok, minuman beralkohol, dan membatasi kafein
Salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan keguguran, bayi terlahir prematur, dan plasenta bermasalah adalah rokok. Beberapa penelitian bahkan mengaitkan rokok dengan kondisi bibir sumbing. Hindari juga minuman beralkohol karena dapat meningkatkan risiko berat bayi lahir rendah, gangguan tumbuh kembang, serta menjadi hiperaktif. Batasi asupan kafein untuk menghindari risiko keguguran dan masalah lain dalam menjaga kehamilan Anda.Selain itu, hindari kegiatan atau hobi yang membuat ibu hamil menggunakan zat kimia seperti cairan pembersih, pestisida, atau yang mengandung logam berat.

 

Baca Juga : Tips Gaya Hidup Sehat Untuk Mencegah Kanker

 

Mengendalikan kondisi emosional
Kehamilan dapat memicu berbagai emosi, seperti gembira, bersemangat hingga gelisah dan perubahan mood. Ibu hamil muda seringkali cemas mengenai kondisi bayi, kemampuan mengasuh, hingga kondisi finansial. Namun, jangan sampai hal-hal tersebut menyebabkan stres.Sangat normal ibu hamil mengalami perubahan emosi yang naik turun atau tiba-tiba merasa ingin menangis. Nikmati setiap proses dalam menjaga kehamilan, jangan terlalu memaksakan atau menghakimi diri. Minta dukungan dari keluarga dan pasangan. Jika perubahan mood menjadi sangat intensif, konsultasikan ke dokter kandungan atau psikolog.

Mempererat hubungan dengan pasangan
Kehamilan merupakan saat yang tepat untuk meningkatkan keintiman pada pasangan. Ungkapkan secara jujur mengenai kebutuhan, kekhawatiran, permasalahan, dan harapan yang dirasakan. Minta pasangan melakukan hal yang sama. Membahas hal-hal tersebut bersama akan membantu memperkuat rasa kebersamaan sebagai pasangan.Aktivitas seksual ibu hamil tak jarang terganggu, lantaran mual, lelah, ataupun kehilangan mood. Pilih saat yang tepat untuk berhubungan intim, yaitu ketika ibu hamil merasa nyaman. Tidak perlu mencemaskan efek aktivitas tersebut pada janin, sebab janin terlindungi oleh kantung dan cairan ketuban, otot-otot rahim, serta cairan yang melindungi leher rahim terhadap infeksi.

Mewaspadai tanda-tanda bahaya kehamilan
Timbul flek atau perdarahan ringan saat kehamilan trimester pertama, termasuk normal. Namun, waspadai perdarahan yang lebih banyak yang disertai rasa sakit pada bagian perut. Demikian pula jika cairan vagina saat hamil muda mengalami perubahan warna, bau, ataupun membuat gatal. Ada kemungkinan terjadi infeksi yang perlu segera ditangani dokter. Infeksi juga dapat menimbulkan gejala rasa panas atau nyeri saat buang air kecil.Mual dan muntah juga termasuk normal saat hamil muda, yang umumnya semakin ringan pada usia kehamilan 12-14 minggu. Konsultasikan ke dokter jika mual dan muntah, diiringi dengan demam, muntah berdarah, detak jantung tak beraturan, ataupun terjadi penurunan berat badan, dehidrasi dan pusing secara berlebihan.

Melakukan pemeriksaan ke bidan atau dokter
Lakukan pemeriksaan pada bidan atau dokter kandungan secara teratur. Kunjungan pertama, umumnya seputar kesehatan ibu hamil dan menentukan usia kehamilan. Pemeriksaan awal pada kehamilan trimester pertama juga dapat mengidentifikasi faktor risiko dan memeriksa kelainan kromosom pada janin.Pemeriksaan pada kehamilan trimester pertama yang normal yaitu setiap enam minggu. Jangan malu untuk mengajukan pertanyaan mengenai kehamilan atau rencana persalinan nanti pada bidan atau dokter kandungan Anda.
Kehamilan muda merupakan saat yang harus memperoleh perhatian khusus. Keluhan yang timbul pada masa tersebut, harus disikapi dengan tepat demi menjaga kehamilan tetap sehat. Konsultasikan segera pada bidan atau dokter, jika timbul tanda-tanda bahaya selama masa kehamilan.

Tips Gaya Hidup Sehat Untuk Mencegah Kanker

Tips-Gaya-Hidup-Sehat-Untuk-Mencegah-Kanker

duniiakesehatan – Hingga detik ini, kanker merupakan penyakit yang menjadi momok banyak orang. Betapa tidak, hingga saat ini, belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkan kanker secara total. Pakar kesehatan masih berusaha untuk melakukan penelitian dan studi untuk menemukan obat penyembuh kanker.

Walau begitu, kita tetap bisa menurunkan risiko kanker dengan melakukan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat tak hanya menurunkan risiko kanker, namun juga meningkatkan kualitas hidup secara umum.

 

Beberapa Cara mencegah kanker dan turunkan risikonya yang bisa diterapkan

Berikut gaya hidup sehat yang perlu diterapkan, sebagai cara mencegah kanker:

Kendalikan berat badan
Berat badan berlebih atau obesitas dapat menaikkan risiko berbagai jenis kanker. Beberapa jenis kanker tersebut yakni kanker payudara, ginjal, dan kolorektal. Dengan menurunkan beberapa kilo bobot, Anda telah menurunkan sedikit risiko terjadinya kanker.

Selalu perhatikan asupan kalori yang disantap sehari-hari, serta jangan lupa berolahraga dengan teratur.

Berolahraga dengan rutin
Selain berperan dalam menjaga berat badan, olahraga juga menjadi cara mudah dalam mencegah kanker. Berolahraga dapat mengurangi penumpukan hormon-hormon yang dapat memicu kanker.

Kurang berolahraga pun dikaitkan dengan beberapa jenis kanker. Sebut saja, kanker usus besar, kanker rahim, dan kanker payudara.

Sebagai rekomendasi, Anda bisa berolahraga ringan selama 150 menit dalam satu minggu, atau 75 menit per minggu untuk berolahraga intens. Pilihan olahraga yang paling mudah? Tentu jalan kaki, berenang, dan lari.

Batasi paparan sinar matahari
Sinar matahari memang penting untuk tubuh karena dapat mengubah kolesterol menjadi vitamin D. Walau begitu, berlebihan dalam terpapar sinar mentari juga tak elok untuk tubuh. Paparan berlebih sinar matahari meningkatkan risiko kanker kulit. Jangan lupa untuk mengaplikasikan tabir surya, baik saat hendak keluar rumah maupun bekerja di dalam ruangan. Pilihlah tabir surya dengan SPF minimal 30.

Jauhi rokok
Rokok sama sekali tak memberikan manfaat apa-apa untuk tubuh. Malahan, seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, banyak risiko penyakit termasuk kanker yang mengintai jika kita menghisap rokok. Rokok dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru, kanker tenggorokan, hingga kanker mulut.

Jika Anda bukan perokok, sebisa mungkin jauhi paparan asap rokok, serta tegurlah orang yang merokok di dekat Anda.

Dapatkan vaksinasi
Vaksin bisa Anda dapatkan untuk menurunkan risiko beberapa kanker. Misalnya, kanker hati melalui vaksin hepatitis B, serta vaksin HPV untuk menurunkan risiko serviks.

Gunakan kondom saat berhubungan seksual
Kondom tak hanya digunakan untuk mencegah kehamilan. Alat kontrasepsi ini pun dapat digunakan untuk menurunkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker dubur dan kanker tenggorokan.

Selain menggunakan kondom, Anda juga disarankan untuk tidak berganti-ganti pasangan dan menjauhi seks kasual dengan orang yang baru Anda kenal.

Mencegah kanker dengan konsumsi makanan sehat

Makanan sehat penting untuk menjadi asupan utama agar tubuh bisa berfungsi dengan baik. Di samping itu, beberapa makanan sehat juga telah dikenal dapat menurunkan risiko jenis kanker.

Beberapa jenis makanan yang berpotensi untuk mencegah kanker, yaitu:

Sayuran cruciferous
Dikenal juga dengan sayuran antikanker, sayur cruciferous mengandung sulforaphane yang berkhasiat untuk memperkecil pertumbuhan tumor. Jenis sayuran yang termasuk ke dalam kelompok ini yaitu sayur bayam, kale, dan selada.

 

Baca Juga :Cara Menjaga Kesehatan Selama Pandemi Covid-19

 

Buah-buahan
Banyak buah-buahan mengandung molekul antioksidan. Molekul antioksidan dapat menangkal radikal bebas yang dapat memicu penyakit termasuk kanker. Buah-buahan yang berpotensi menurunkan risiko kanker misalnya, jeruk, stroberi, blueberry, lemon, apel, dan ceri.

Bumbu rempah
Rempah-rempah tak hanya bermanfaat untuk menyedapkan makanan. Rempah-rempah juga dilaporkan bermanfaat untuk menurunkan risiko beberapa kanker. Misalnya, kandungan kurkumin dalam kunyit disebutkan dapat menurunkan risiko kanker usus besar.

Ada pula bawang putih yang mengandung alicin. Kandungan alicin dikaitkan dengan risiko kanker seperti kanker prostat dan kanker di saluran pencernaan.

Minyak zaitun
Anda bisa mengganti minyak goreng biasa dengan minyak zaitun yang lebih menyehatkan. Pakar memperkirakan bahwa minyak zaitun dapat menurunkan risiko kanker hingga 42%.

Ikan berlemak
Ikan berlemak seperti ikan salmon sangat tinggi dengan kandungan omega 3 dan vitamin D. Kedua nutrisi ini berpotensi untuk menurunkan risiko kanker yang mengintai saluran pencernaan.

Teh hijau
Teh hijau disebut-sebut sebagai minuman paling sehat di dunia. Teh ini mengandung senyawa katekin dan epigallocatechin gallate dipercaya mampu menghambat pertumbuhan sel kanker perut dan paru-paru.

Jangan lupa melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala agar Anda dapat mengetahui kondisi tubuh Anda. Bila Anda mencurigai ada sesuatu yang berbeda pada tubuh, seperti muncul benjolan, Anda bisa segera berkonsultasi dengan dokter.

Cara Menjaga Kesehatan Selama Pandemi Covid-19

Cara-Menjaga-Kesehatan-Selama-Pandemi-Covid-19

duniiakesehatan – Selama pandemi covid-19 penting untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap bugar. Saat anda mengisolasi diri karena covid-19, anda pasti akan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah. Mengikuti anjuran hidup sehat secara umum seperti makan makanan seimbang, tetap terhidrasi, aktif secara fisik, cukup tidur, dan mengelola stres adalah rekomendasi terbaik untuk tetap sehat selama karantina atau isolasi diri. Berikut cara untuk menjaga kesehatan selama masa pandemi yang dikutp dari eufic.org:

 

Makan makanan yang seimbang dan bervariasi
Tidak ada makanan atau suplemen yang dapat ‘meningkatkan’ sistem kekebalan kita dan mencegah atau mengobati COVID-19. Namun demikian, makan makanan yang seimbang, dengan banyak buah dan sayuran, biji-bijian, protein nabati dan hewani serta lemak sehat adalah cara terbaik untuk mendapatkan semua nutrisi penting yang kita butuhkan untuk kesehatan yang baik dan fungsi kekebalan yang normal. Karena isolasi diri dapat membuat kita menjadi kurang aktif, penting juga untuk memperhatikan porsi makanan dan menjaga keseimbangan energi kita disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan kita.

 

Baca Juga : Cara Melakukan Hubungan Seks Agar Tetap Sehat

 

Tetapkan rutinitas
Saat pandemi ini tentu banyak yang merasa cemas, sedih, stres dan takut. Menjaga rutinitas harian yang normal dapat membantu mengelola sebagian dari stress ini. Salah satu cara kita dapat melakukannya adalah dengan makan yang teratur dan merencanakan makanan sebelumnya.

Ini dapat membantu kita mengendalikan tingkat kelaparan dengan lebih baik, memenuhi kebutuhan nutrisi kita dan memungkinkan kita untuk mendapatkan hasil maksimal dari makanan yang kita miliki, mengurangi limbah makanan.
Saat tinggal di rumah untuk waktu yang lama juga bisa membuat kita ngemil karena bosan. Mempraktikkan pola makan yang tepat dapat menjadi strategi yang berguna untuk menjaga hubungan yang sehat dengan makanan dan membantu kita menyeimbangkan asupan energi.

 

Tetap terhidrasi Menjaga terhidrasi sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan.

Berapa banyak air yang kita butuhkan tergantung pada usia, jenis kelamin, berat badan, tinggi badan, tingkat aktivitas fisik, dan kondisi lingkungan (misalnya cuaca panas kemungkinan akan mengharuskan Anda minum lebih banyak air).
Sekitar 20-30% air yang kita butuhkan berasal dari makanan kita. Otoritas Keamanan Pangan Eropa telah menetapkan rekomendasi rata-rata untuk berapa banyak air yang harus kita minum per hari tergantung pada usia kita. Untuk penyegar yang menyegarkan, anda bisa menambahkan irisan lemon, mentimun, mint, atau beri. Minuman lain seperti kopi dan teh tanpa pemanis atau es teh, atau air tanpa pemanis, infus atau rasa (bersoda) juga merupakan pilihan yang baik untuk hidrasi.

Cara Melakukan Hubungan Seks Agar Tetap Sehat

Cara-Melakukan-Hubungan-Seks-Agar-Tetap-Sehat.jpg

duniiakesehatan – Perilaku seks sehat adalah melakukan hubungan seks yang memberikan kepuasan, sekaligus melindungi diri dan pasangan dari penyakit menular seksual. Dengan melakukan seks sehat yang aman dan berkualitas, Anda dan pasangan dapat memperoleh manfaat seks yang menyehatkan tubuh.

Seks sehat yang aman bisa mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual, seperti HIV, gonore, sifilis, dan herpes genital. Melakukan seks sehat bukan berarti mengurangi atau menghilangkan kenikmatan hubungan seksual dengan pasangan. Justru dengan seks sehat, Anda dapat lebih menikmati keintiman tanpa khawatir akan risiko terkena penyakit. Untuk melakukan seks sehat, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan.

 

Berbagai Tips Melakukan Hubungan Seks Sehat yang Menyehatkan Tubuh

Berikut ini adalah berbagai cara melakukan hubungan seks yang aman tapi tetap tidak mengurangi keintiman dengan pasangan.

 

Melakukan hubungan seks hanya dengan satu orang
Setia pada satu orang adalah cara paling aman agar tidak terkena penyakit menular seksual. Berganti-ganti pasangan berarti harus siap dengan risiko kesehatan yang mungkin ada pada mereka. Hal ini karena pasangan Anda mungkin membawa penyakit dari pasangan sebelumnya. Ada baiknya jika Anda dan pasangan saling mengetahui mengenai riwayat kesehatan masing-masing dengan jujur dan terbuka.

 

Membersihkan diri sebelum berhubungan
Aktivitas seksual biasanya melibatkan ciuman dan memegang kelamin pasangan. Ada banyak bakteri di tangan, sehingga disarankan untuk mencuci tangan. Mencuci tangan adalah salah satu cara termudah untuk mencegah penyebaran kuman. Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk membersihkan mulut dengan cara menyikat gigi dan berkumur, sebelum dan sesudah berhubungan seksual.

 

Menggunakan kondom
Kondom merupakan alat kontrasepsi yang efektif untuk mencegah penyakit menular seksual. Kondom berperan sebagai pelindung, sehingga tidak terjadi pertukaran antara air mani dan cairan vagina. Berikut serba-serbi kondom untuk seks sehat.

– Kondom pria biasanya terbuat dari karet lateks dan tersedia dalam berbagai ukuran dan tekstur. Bagi Anda yang alergi terhadap lateks, Anda dapat menggunakan kondom dari polyurethane. Alat kontrasepsi ini dipakai dengan cara menyarungkannya pada penis.
– Kondom wanita umumnya terbuat dari polyurethane. Cara menggunakan kondom wanita adalah dengan memasukkannya ke dalam vagina, seperti mengenakan tampon. Kondom wanita tidak disarankan digunakan bersama kondom pria karena dapat robek.
– Saat menggunakan alat bantu seks (sex toys), kondom sebaiknya tetap digunakan demi mencegah infeksi. Lapisi sex toys dengan kondom sebelum dipakai.
– Gunakan kondom mulai dari awal hubungan seksual hingga setelah ejakulasi.
– Selalu cek tanggal kadaluarsa kondom sebelum digunakan, dan jangan menggunakan kondom yang sama dua kali.

Agar kondom bisa berfungsi efektif, gunakan dengan benar sesuai dengan anjuran di kemasan. Jika ingin menggunakan pelumas kondom, gunakan yang berbahan dasar air. Pelumas berbahan dasar minyak dapat merusak kondom.
Hubungan seks dengan menggunakan kondom bukan berarti benar-benar mencegah Anda dari penyakit menular seksual. Penyakit seperti kudis (skabies), kutil kelamin, herpes genital, dan kutu kemaluan masih bisa menular melalui kontak kulit. Meski demikian, memakai kondom tetap masih jauh lebih baik daripada tidak sama sekali.

 

Baca Juga : Asupan Gizi Yang Sangat Penting Untuk Ibu Menyusui

 

Melakukan foreplay
Foreplay berarti mempersiapkan tubuh dengan memberikan rangsangan sebelum penetrasi. Foreplay membuat hubungan seksual menjadi lebih nikmat, karena dapat menstimulasi hormon, menstimulasi zat kimiawi di otak, dan mengalirkan lebih banyak darah ke kulit.
Foreplay juga memicu serviks untuk mengeluarkan pelumas alami, sehingga wanita merasa lebih nyaman saat penetrasi. Saat wanita terangsang, otot vagina akan rileks sehingga seks terasa lebih nikmat. Selain bermanfaat dalam meminimalkan luka gesekan, lubrikasi vagina juga dapat membantu memuaskan pria mempertahankan ereksi. Dari sisi psikologis, foreplay membantu pasangan lebih terikat secara emosional.

Menjaga kebersihan kelamin
Menjaga kelamin agar tetap bersih sangat penting sebagai bagian dari seks sehat. Terutama pada wanita yang lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih, karena letak saluran kemih sangat dekat dengan vagina. Untuk mencegah hal ini, setiap selesai berhubungan, wanita dianjurkan buang air kecil.
Mengeluarkan urine dapat membantu membersihkan bakteri di sekitar vagina. Kemudian basuh vagina dari depan ke belakang (dari vagina ke arah anus). Membersihkan vagina dengan arah sebaliknya akan membuat bakteri yang berada di anus pindah ke vagina. Hindari menggunakan produk pembersih kewanitaan, karena dikhawatirkan malah membuat saluran kemih iritasi.

Melakukan vaksinasi
Vaksin HPV bertujuan mencegah kanker serviks yang disebabkan oleh virus HPV (human papillomavirus). Vaksin HPV sangat dianjurkan untuk Anda yang aktif secara seksual. Tidak hanya wanita, pria pun dianjurkan melakukan vaksinasi HPV, karena virus HPV juga dapat menyebabkan kanker penis, kanker tenggorokan, dan kutil kelamin.
Vaksin HPV memang disarankan diberikan pada anak berusia 11-12 tahun, atas dasar pertimbangan belum aktif secara seksual. Namun bagi orang dewasa yang belum mendapatkan vaksin HPV, diharapkan segera melakukan vaksinasi sebelum berusia 26 tahun.

Memeriksakan diri ke dokter
Ajak pasangan untuk memeriksakan diri secara rutin ke ke dokter, untuk mengetahui kondisi kesehatan seksual. Terbukalah kepada dokter mengenai riwayat, kebiasaan, serta preferensi Anda dan pasangan dalam berhubungan seksual. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat penyakit menular seksual, hentikan dulu berhubungan seksual sampai dokter menyatakan bahwa penyakit sudah benar-benar sembuh.
Untuk mewujudkan seks sehat yang berkualitas, Anda dan pasangan harus bekerja sama dalam melakukan kebiasaan-kebiasaan yang sehat. Dengan melakukan seks sehat, manfaat hubungan seksual bisa didapatkan tanpa perlu khawatir dengan risiko penyakit menular seksual.

Asupan Gizi Yang Sangat Penting Untuk Ibu Menyusui

Asupan-Gizi-Yang-Sangat-Penting-Untuk-Ibu-Menyusui

duniiakesehatan – Teman Sehat, tau ngga sih? Kenapa pasca melahirkan, zat gizi ibu p[erlu diperhatikan? Yap hal ini dikarenakan ibu menyusui perlu menjaga kualitas zat gizi pada ASI-nya dan juga menjaga kesehatannya. Jadi, kira-kira makanan atau kandungan gizi apa ya, yang sangat dibutuhkan oleh ibu menyusui? Mau tau jawabannya? Let’s check it out!

Jumlah zat gizi yang dibutuhkan

Ibu menyusui akan memiliki kuantitas makan yang lebih besar dibandingkan dengan ibu hamil, dan dianjurkan buat lebih banyak mengonsumsi susu untuk mencegah kerusakan gigi dan tulang untuk memenuhi asupan kalsium dan flour dalam ASI.

Ibu menyusui membutuhkan 500 – 1000 kalori lebih banyak dibandingkan dengan ibu yang ngga menyususi. Kalori ini dibutuhkan untuk memproduksi ASI perhari dengan jumlah rata rata 450 – 1200 ml, yang setara dengan energi 67 kkal/100 ml.

Jadi, berhasilnya tumbuh kembang seorang anak, salah satunya juga disebabkan oleh kandungan ASI sang ibu. Oleh karena itu, seorang ibu harus bisa menjaga makannya dengan baik.

 

Baca Juga : Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil

 

Zat gizi yang dibutuhkan

Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa ibu yang memiliki gizi yang baik, biasanya mampu menyusui bayinya selama 6 bulan. Sedangkan ibu yang gizinya kurang, ngga akan mampu untuk menyusui selama itu, bahkan bisa menyebabkan jumlah air susunya ngga optimal.

Nah kira – kira zat gizi apa saja yang dibutuhkan untuk seorang ibu menyusui? Yuk, simak!

  1. Protein, salah satu zat gizi yang penting, loh! Manfaat dari protein yaitu, mengatur pertumbuhan dan perbaikan jaringan, perkembangan otak, dan produksi ASI. Sumber protein yang baik, bias kamu dapatkan dengan menonsumsi ikan, daging, telur, maupun kacang kacangan.
  2. Lemak, merupakan salah satu komponen penting untuk air susu. Lemak sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi. Jika berat badan ibu turun, maka bisa memengaruhi berat badan bayi nantinya.
    Kamu bisa mendapatkan asupan zat gizi ini dengan mengonsumsi ikan salmon, tuna, kakap, tenggiri dan beberapa minyak seperti minyak zaitun, minyak jagung, ataupun minyak canol
  3. Karbohidrat, sangat penting bagi ibu menyusui, karena karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi. Energi yang dibutuhkan ketika menyusui lebih besar dibandingkan dengan yang ngga menyusui.
    Sehingga dibutuhkan karbohidrat kompleks untuk memenuhih asupan ibu menyusui, seperti roti gandum, sereal, beras merah, beras putih, ubi, kentang, dan Jagung
  4. Vitamin dan mineral, zat gizi ini bisa kamu dapatkan pada sayuran dan buah-buahan yang penting bagi ibu menyusui. Conotohnya seperti, vitamin D yang bermanfaat untuk kesehatan gigi dan tulang, vitamin A utuk perkembangan mata, pertumbuhan dan perkembagan sel, mineral berupa zat besi, kalsium, asam folat, dan lain sebagainya.
  5. Cairan, sangat penting buat ibu menyusui, agar bisa menghasikan ASI yang optimal. Dianjurkan untuk minum 2 – 3 liter/hari cairan atau setara dengan 12 – 13 gelas/hari. Kebutuhan cairan bisa diperoleh selain dari air putih, seperti susu, jus buah – buahan dan kandungan air yang terdapat dalam makanan.

Nah, sekarang kamu udah tau, kan? Ternyata ibu menyusui butuh asupan zat gizi yang banyak dan berkualitas agar ASI-nya berkualitas. Ingat ya, baiknya produksi ASI ibu, tergantung dari beberapa faktor, salah satu faktornya adalah faktor makanan ibu. Jadi, buat para ibu dan calon ibu jangan lupa cukupi zat gizi kamu, agar si kecil bisa tumbuh dan berkembang dengan baik!

Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil

Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil

Merokok
Merokok saat hamil dapat membuat bayi Anda nantinya terlahir dengan berat badan yang rendah. Kondisi itu tidak baik bagi bayi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan Si Kecil, seperti infeksi dan masalah tumbuh kembang. Pantangan ibu hamil yang satu ini juga perlu diberlakukan pada suami yang merokok. Suami harus menjauhkan asap rokok dari istri yang sedang hamil, termasuk asap rokok yang menempel di pakaian.
Mengonsumsi Minuman Keras
Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil dapat membuat bayi lahir dengan sindrom alkohol janin. Tanda-tandanya dapat berupa berat badan rendah ketika lahir, mengalami gangguan perilaku, ketidakmampuan belajar, dan hambatan tumbuh kembang.
Jika sebelum hamil Anda merupakan seorang penggemar minuman beralkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan itu saat sedang mengandung, terutama pada usia kandungan trimester pertama. Pada saat itu, janin sedang mengalami proses pembentukan sistem saraf. Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk bisa berhenti. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang-orang terdekat atau bantuan medis, agar Anda dapat menghentikan kecanduan minuman beralkohol.
Makanan yang Tidak Matang
Telur dan daging yang tidak dimasak hingga matang dapat membuat ibu hamil mengalami penyakit oleh bakteri seperti Listeria, Salmonella, dan E. coli; parasit Toxoplasma; serta keracunan makanan. Selain itu, ibu hamil juga dapat menghadapi kondisi kesehatan serius, yaitu keguguran atau bayi lahir cacat.
Susu yang Tidak Dipasteurisasi
Susu mentah sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan menghilangkan bakteri jahat menggunakan suhu panas. Jika Anda ingin mengonsumsi susu atau produk olahan susu, perhatikan pada kemasannya apakah telah melalui proses pasteurisasi atau belum. Susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran atau penyakit serius.
Sauna atau Berendam Air Panas
Penelitian menunjukkan bahwa risiko keguguran dan cacat lahir dapat meningkat hingga dua kali lipat, jika Anda melakukan sauna atau berendam di air panas terlalu lama. Untuk mengurangi risiko ini, disarankan untuk membatasi waktu mandi hingga kurang dari 15 menit.
Kelebihan Berat Badan
Ibu hamil memang berbadan dua, tetapi bukan berarti porsi makan perlu bertambah dua kali lipat. Kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional), dan meningkatkan risiko obesitas pada anak nantinya. Sebagai patokan, pada trimester kedua, ibu hamil perlu menambahkan 340 kalori per hari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil. Sedangkan pada trimester ketiga, ibu hamil perlu menambahkan 450 kalori per hari.
Kurang Tidur
Saat hamil, tak sedikit wanita yang mengalami susah tidur, terutama pada trimester ketiga kehamilan. Jika dibiarkan, kurang tidur akan berdampak buruk bagi kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa insomnia atau susah tidur saat hamil berhubungan erat dengan peningkatan risiko terkena hipertensi dan diabetes dalam kehamilan, preeklamsia, dan depresi pasca melahirkan. Untuk menyiasatinya, Ibu hamil dapat rutin berolahraga saat hamil, menetapkan jadwal tidur yang teratur, menciptakan suasana nyaman saat tidur, dan hindari stres.
Mengonsumsi Kafein Berlebihan
Batas aman konsumsi kafein harian untuk ibu hamil adalah 200 mg atau setara dengan dua cangkir kopi instant. Perlu diingat juga bahwa kafein tidak hanya terkandung di dalam kopi, tetapi juga pada cokelat, teh, dan minuman berenergi. Perhatikan takaran kafein yang tertera pada kemasan. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan keguguran ataupun bayi lahir dengan berat badan rendah.
Membersihkan Kotoran Kucing
Kotoran kucing merupakan habitat untuk parasit Toxoplasma gondii yang berbahaya bagi ibu hamil. Gejala infeksi parasit mungkin tidak dirasakan dan disadari pada awalnya, tetapi ibu hamil dapat mengalami keguguran atau melahirkan bayi lahir dalam keadaan meninggal. Selain itu, jika bayi tetap dapat lahir dengan selamat, infeksi parasit ini dapat membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk menghindari binatang peliharaan. Mintalah suami atau anggota keluarga lain untuk merawat kucing kesayangan Anda untuk sementara.
Jika Anda sedang hamil, periksakan kandungan Anda ke dokter kandungan secara rutin. Perbanyak minum air putih dan penuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Selain itu, ibu hamil perlu mendapatkan istirahat cukup, setidaknya 8 jam tidur pada malam hari. Berbaringlah dengan posisi menyamping ke kiri agar nyaman. Posisi tidur seperti ini bertujuan memperlancar aliran darah ke janin. Di samping itu, jangan lupa untuk menghindari berbagai pantangan ibu hamil yang disebutkan di atas.

Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui

Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui

Setelah kamu dinyatakan hamil, biasanya orang-orang di sekitarmu mulai memberikan nasihat untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman tertentu dan menghindari kegiatan ini dan itu.
Mitos Seputar Kehamilan dan Fakta yang Sebenarnya
Saat mendengar berbagai informasi terkait kehamilan, jangan langsung percaya begitu saja dan menjalaninya. Apalagi jika informasi tersebut terdengar tidak masuk akal dan tidak jelas sumbernya.
Berikut ini adalah beragam mitos kehamilan yang banyak beredar di masyarakat, beserta penjelasannya secara medis:
1. Tidak boleh berhubungan seks saat hamil
Banyak orang mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh melakukan hubungan intim. Hal ini karena ada anggapan bahwa berhubungan intim saat hamil bisa menyakiti janin dan berpotensi menyebabkan keguguran.
Informasi ini hanyalah mitos belaka. Selama kehamilan sehat dan normal, kamu masih tetap bisa melakukan hubungan intim dengan pasanganmu.
Janin dalam kandungan sepenuhnya dilindungi oleh kantung dan cairan ketuban, otot rahim yang kuat, dan lendir yang tebal pada leher rahim. Oleh karena itu, keguguran tidak ada hubungannya dengan aktivitas hubungan intim. Sebagian besar keguguran terjadi akibat janin tidak berkembang dengan baik.
2. Ibu hamil tidak boleh berolahraga
Ini juga merupakan mitos kehamilan yang banyak beredar di kalangan ibu hamil. Namun, ini tidak benar. Saat sedang mengandung, kamu boleh tetap berolahraga, kok. Bahkan aktivitas ini sangat dianjurkan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan ibu hamil dan janin, lho!
Namun dengan catatan, olahraga yang dilakukan ibu hamil janganlah yang terlalu berat, apalagi sampai membuat dehidrasi dan kelelahan. Berolahraga selama 20-30 menit sebanyak 3-4 kali seminggu sudah bisa memberikan manfaat yang baik untuk dirimu dan janin. Beberapa pilihan olahraga yang baik untuk ibu hamil meliputi senam hamil, latihan Kegel, berenang, berjalan, hingga yoga dan pilates ibu hamil.
3. Bentuk perut ibu hamil menandakan jenis kelamin janin
Mungkin kamu sering mendengar anggapan perut yang terlihat meninggi itu menandakan bayi perempuan. Sebaliknya, perut turun ke bawah menjadi pertanda bayi laki-laki.
Meski menebak-nebak jenis kelamin anak merupakan hal yang menyenangkan, tapi anggapan bahwa bentuk perut menandakan jenis kelamin anak hanyalah mitos belaka.
Faktanya, bentuk dan tinggi rendahnya perut saat hamil bergantung pada kekuatan otot perut dan posisi janin di dalam kandungan. Jadi, tidak ada kolerasi antara bentuk perut dan jenis kelamin, ya.
Cara untuk mengetahui jenis kelamin janin hanya bisa dilakukan melalui USG kehamilan pada minggu ke-18 hingga ke-20 atau melalui tes genetik. Pemeriksaan ini dapat dilakukan sewaktu kamu melakukan cek kehamilan rutin di dokter kandungan.
4. Bumil harus makan dengan porsi dua kali lipat
Kamu mungkin pernah mendengar bahwa wanita hamil harus mengonsumsi makanan sebanyak dua porsi, yaitu untuk dirinya sendiri dan untuk janin dalam kandungannya. Memang benar bahwa wanita hamil memerlukan nutrisi dan kalori lebih banyak, tapi itu tidak membuatmu harus menyantap makanan sebanyak dua kali porsi biasanya.
Jika memiliki berat badan normal, kamu hanya membutuhkan tambahan 300 kalori tiap hari. Asupan ini sudah cukup untuk mendukung pertumbuhan janinmu. Jadi, tidak perlu menambah porsi makan terlalu banyak untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saat hamil.
5. Tidak boleh minum kopi selama hamil
Bagi kamu pecinta kopi, larangan ini tentu menyiksa. Sebenarnya, mengonsumsi kopi saat hamil tidak dilarang, kok. Asalkan kamu tahu batasannya.
Perlu diketahui bahwa mengonsumsi kafein terlalu banyak bisa meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir dengan berat badan rendah, lho! Oleh sebab itu, saat hamil, jangan mengonsumsi kafein lebih dari 200 mg per hari. Jumlah kafein ini setara dengan sekitar satu gelas kopi instan atau 3 cangkir teh.
6. Tidak boleh mewarnai rambut selama hamil
Banyak yang bilang kalau ibu hamil tidak boleh mewarnai rambut. Ternyata, anggapan ini salah, lho. Mewarnai rambut tidak berdampak buruk untukmu maupun janinmu, selama dilakukan dengan benar.
Jika ingin mewarnai rambut, sebaiknya hindari mewarnai rambut saat trimester pertama. Tunggulah hingga usia kehamilanmu memasuki trimester kedua. Kamu juga bisa mengganti pewarna rambut kimia dengan henna atau menghindari pewarna yang mengandung bau amonia menyengat.
7. Ibu hamil harus menjauhi kucing
Mungkin kamu sering mendengar bahwa ibu hamil dilarang memelihara kucing karena dapat meningkatkan risiko terkena toksoplasmosis. Bagi ibu hamil pecinta kucing dan memiliki peliharaan kucing di rumah, hal ini tentu bisa membuat resah.
Tapi jangan khawatir, kamu tetap bisa bermain dengan kucing kesayanganmu, kok. Namun, kamu harus berhari-hati saat membersihkan kotorannya. Sebaiknya minta orang lain yang membersihkannya dan jangan menyentuh kotoran maupun kotak pasirnya.
Mulai sekarang, lebih cermatlah dalam menyikapi berbagai mitos kehamilan. Jangan langsung memercayai perkataan orang lain yang bertentangan dengan anjuran dokter. Jika terdapat mitos kehamilan yang membuatmu bingung, coba diskusikan dengan dokter kandungan saat kamu menjalani pemeriksaan kehamilan.

Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil

Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil

Di masyarakat, ada mitos bahwa ibu hamil harus makan dengan porsi dua kali lebih banyak untuk dirinya sendiri dan janin dalam kandungan. Persepsi ini sebenarnya kurang tepat. dan nutrisi selama kehamilan.
Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
Ibu hamil memang disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak kalori, namun bukan berarti harus melipatgandakan porsi makanan yang dikonsumsinya. Hal ini karena makan secara berlebih selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih, yang pada akhirnya dapat memicu hipertensi dan diabetes gestasional selama kehamilan.
Karena dampaknya tidak bisa disepelekan, Bumil disarankan untuk fokus pada kandungan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Pastikan bahwa makanan yang dikonsumsi sehat dan memiliki gizi yang seimbang, serta bermanfaat dalam mendukung kehamilan yang sehat.
Beberapa jenis makanan yang direkomendasikan, seperti sayur, buah, biji-bijian, daging, ikan, telur, susu dan produk olahan susu yang sudah dipasteurisasi. Sementara makanan yang rendah nutrisi seperti makanan cepat saji dan makanan tinggi gula sebaiknya dibatasi.
Asupan Gizi Ibu Hamil yang Direkomendasikan
Untuk menunjang kesehatan Bumil dan mendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan, ada beberapa nutrisi penting yang dianjurkan, di antaranya:
1. Asam folat
Selama kehamilan, Bumil disarankan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400-600 mcg (mikrogram) per hari. Hal ini sangat penting karena asam folat yang cukup bisa mencegah bayi mengalami cacat tabung saraf.
Selain dari suplemen yang dianjurkan oleh dokter, ibu hamil juga dapat melengkapi kebutuhan asam folat dengan mengonsumsi beragam jenis makanan, seperti bayam, brokoli, kubis, jeruk, stroberi, roti gandum, dan ikan salmon.
2. Protein
Makanan berprotein yang dikonsumsi ibu hamil memiliki manfaat besar untuk menunjang tumbuh kembang janin dalam kandungan. Beragam makanan berprotein yang dapat dikonsumsi, antara lain kacang kedelai, daging sapi, daging ayam, ikan, telur, atau susu dan produk olahannya, seperti keju dan yoghurt.
3. Makanan berserat
Mengonsumsi makanan berserat juga penting untuk dilakukan karena selain tinggi akan kandungan nutrisi, konsumsi makanan berserat juga bisa mencegah konstipasi dan wasir saat hamil.
Beberapa jenis makanan berserat yang baik dikonsumsi selama kehamilan adalah buah dan sayur, seperti kentang, tomat, brokoli, wortel, apel, dan jeruk.
4. Makanan berkalsium
Jika Bumil ingin pertumbuhan tulang dan gigi Si Kecil berjalan optimal, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan berkalsium. Contoh makanan yang mengandung kalsium antara lain  susu, keju, yoghurt, tahu, brokoli, dan kacang almon.
5. Makanan berlemak
Selain membuatmu bertenaga, asupan lemak juga dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak dan saraf pusat janin. Meski begitu, pilihlah makanan berlemak yang sehat, seperti alpukat, ikan salmon, keju,  minyak zaitun, telur, dan kacang-kacangan.
Meski banyak pilihan makanan yang bisa mendukung tercukupinya kebutuhan gizi ibu hamil, Bumil perlu memastikan bahwa porsi yang dikonsumsi tidak berlebihan. Selain itu, karena kebutuhan nutrisi tiap ibu hamil bisa berbeda pada tiap trimester atau sesuai kondisi kesehatan Bumil, Bumil dianjurkan untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan terkait pola makan yang tepat.