Jaga Nutrisi Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Jaga Nutrisi Untuk Kesehatan Ibu Hamil

Duniiakesehatan.com – Diet sehat dan seimbang bisa menjadi hadiah terbesar yang bisa Anda berikan kepada bayi yang sedang tumbuh. Nutrisi ibu hamil penting untuk kesehatan bayi.

Tidak peduli berapa minggu yang tersisa sebelum melahirkan, tidak ada kata terlambat untuk memulai diet sehat. Memberikan makanan bergizi bagi tubuh sendiri dapat meningkatkan kesuburan, membuat Anda merasa sehat selama kehamilan, memfasilitasi persalinan dan meletakkan dasar untuk pertumbuhan dan kesehatan yang signifikan bagi anak-anak.

Makanan yang kita makan setiap hari memengaruhi pertumbuhan dan pemeliharaan energi kita di tahun-tahun mendatang. Makanan yang dikonsumsi ibu menentukan kesehatan gizi dasar anak-anak yang lahir, yang juga merupakan contoh kebiasaan makan anak-anak di masa kecil dan setelahnya.

Kehamilan adalah masa ketika kebiasaan makan Anda secara langsung memengaruhi orang lain, dalam hal ini calon bayi Anda. Keputusan untuk memasukkan sayuran, protein dan pilihan makanan sehat lainnya dalam diet pra-kehamilan memberi bayi Anda awal yang baik dalam hidup.

Perubahan Berat Badan Dan Kalori

Berat badan Anda akan bertambah selama hamil. Ketika berat badan mulai meningkat, ini menjadi bukti tubuh memberi nutrisi pada janin. Di saat Anda siap melahirkan, volume total darah akan meningkat sebanyak 60 persen. Payudara akan terisi oleh ASI. Rahim akan tumbuh untuk mengakomodasi bayi dan terisi oleh cairan ketuban. Bayi tumbuh dan beratnya mencapai 2,7 sampai 4,5 kg. Untuk memenuhi semua perubahan ini tubuh membutuhkan sekitar 300 kalori tambahan per hari selama kehamilan trimester 2 dan 3. Tiap ibu hamil perlu membahas kebutuhan nutrisi individunya bersama dokter. Jangan remehkan kesehatan bayi dengan meremehkan kesehatan Anda.

Kelompok Makanan Untuk Nutrisi Ibu Hamil

Akan sangat penting memperhatikan sajian harian yang direkomendasikan untuk tiap kelompok makanan. Kebanyakan makanan memiliki label nutrisi. Label ini membantu Anda mengetahui jumlah nutrisi pada satu sajian.

Baca juga : Cara duduk yang Tepat Untuk Ibu hamil

  1. Protein
    Para ahli menganjurkan konsumsi 75 sampai 100 gram protein per hari. Protein mempengaruhi pertumbuhan jaringan tubuh janin, termasuk otak. Protein juga membantu pertumbuhan jaringan payudara dan rahim selama hamil, serta berperan dalam meningkatkan aliran darah. Contoh makanan sebagai sumber protein harian antara lain daging, ikan atau makanan laut matang, ayam, daging sapi, dan tahu.
  2. Asam folat
    Asam folat memiliki peran kunci dalam menurunkan risiko cacat tabung saraf termasuk spina bifida. Para ahli menganjurkan 600 sampai 800 mikrogram asam folat setiap hari. Contoh sumber folat harian berasal dari sayuran hijau gelap seperti bayam, buah seperti jeruk, stroberi, lemon, mangga, tomat, kiwi, melon, dan padi-padian seperti roti, seral, juga oatmeal.
  3. Kalsium
    Kalsium merupakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membangun gigi dan tulang yang kuat. Kalsium juga membuat darah membeku secara normal, otot dan saraf berfungsi baik, serta jantung berdetak normal. Kebanyakan kalsium di tubuh ditemukan di tulang. Janin yang sedang berkembang membutuhkan sejumlah kalsium. Bila Anda tidak mengonsumsi kalsium yang cukup untuk memenuhi kebutuhan janin, tubuh akan mengambil kalsium dari tulang Anda. Penurunan massa tulang membuat Anda berisiko osteoporosis. Osteoporosis menyebabkan penipisan tulang, tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Kehamilan menjadi masa kritis wanita untuk mengonsumsi kalsium. Meski ketika tidak ada masalah selama hamil, asupan kalsium yang tidak mencukupi saat ini bisa menghilangkan kekuatan tulang dan meningkatkan risiko osteoporosis nantinya. Kebutuhan harian kalsium selama hamil sekitar 1000 mg. Kalsium membantu tubuh mengatur cairan, dan membantu membangun tulang dan gigi bayi. Contoh sumber kalsium harian bisa berasal dari susu, telur, yoghurt, keju pasteurisasi, tahu, almond, dan salmon.
  4. Zat besi
    Bersama dengan sodium, potasium, dan air, zat besi membantu meningkatkan volume darah dan mencegah anemia. Kebutuhan asupan zat besi selama hamil idealnya mencapai 27 mg per hari. Sumber zat besi harian bisa dari sayuran hijau seperti bayam, roti, sereal, oatmeal, daging sapi, makanan laut, dan unggas.
  5. Vitamin C
    Buah dan sayur kaya vitamin C yang membantu penyembuhan luka, perkembangan tulang, serta proses metabolisme. Para ahli merekomendasikan setidaknya 85 mg vitamin C per hari. Contoh sumber vitamin C harian antara lain buah dan sayur seperti jeruk, stroberi, lemon, mangga, tomat, kiwi, melon, dan kentang.

Bunda, selama hamil beberapa jenis makanan dapat membahayakan bayi yang sedang berkembang. Pastikan semua daging dimasak hingga matang untuk menghindari toksoplasmosis, salmonella, dan bakteri berbahaya lain. Hindari asap rokok, penggunaan obat terlarang, dan konsumsi alkohol. Kurangi atau berhenti konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan soda. Lakukan program olahraga sepanjang kehamilan. Berjalan kaki dan berenang dianggap aktivitas yang sehat selama hamil tapi selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai program olahraga.

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Duniiakesehatan.com – Makanan dan stamina ibu harus dijaga. Terutama pada trimester kedua kehamilan dan pada trimester ketiga. Wanita hamil membutuhkan 300 hingga 500 kalori ekstra sehari. Nutrisi yang buruk atau kurang nutrisi selama kehamilan akan berdampak pada perkembangan bayi. Jadi, apa makanan sehat untuk perkembangan janin ibu hamil?

Berbagai pilihan makanan sehat untuk ibu hamil

1. Makanan dan minuman berbahan dasar susu
Makanan sehat untuk ibu hamil yang pertama adalah makanan atau minuman yang terbuat dari susu. Produk susu, terutama yogurt, merupakan pilihan tepat bagi Anda yang sedang hamil. Anda juga bisa mengonsumsi susu dan keju secara rutin.

Susu bisa membantu memenuhi kebutuhan protein dan kalsium untuk ibu dan janin. Sedangkan produk susu probiotik seperti yogurt bisa membantu mengurangi risiko komplikasi selama kehamilan.

2. Kacang-kacangan
Kacang kedelai, kacang tanah, buncis, dan kacang polong adalah jenis kacang-kacangan yang bisa dijadikan sumber asam folat, serat, protein, zat besi, dan kalsium yang diperlukan tubuh selama kehamilan.

Nutrisi-nutrisi tersebut sangat penting bagi kesehatan ibu serta janin terutama pada trimester pertama. Asam folat, protein, dan kalsium dapat mencegah risiko beberapa kondisi cacat lahir dan penyakit pada bayi ketika lahir.

3. Ubi
Ubi merupakan salah satu makan sehat untuk ibu hamil yang mengandung vitamin A. Nah, vitamin A sangat penting untuk pertumbuhan sel dan jaringan pada janin. Saat hamil, umumnya wanita disarankan untuk meningkatkan asupan vitamin A sebesar 10 sampai 40 persen dari kebutuhan sehari-hari.

Namun, asupan vitamin A tidak boleh terlalu banyak juga, karena akan menyebabkan keracunan. Vitamin A pada sayuran dan umbi-umbian penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sel pada janin yang sedang tumbuh.

Baca juga : Tips Merawat Mr.P

4. Ikan salmon
Ikan salmon merupakan sumber vitamin hewani yang wajib dijadikan makanan sehat untuk ibu hamil. Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 penting seperti EPA dan DHA, yang penting untuk perkembangan otak dan mata pada bayi yang sedang tumbuh. Salmon juga merupakan sumber alami vitamin D yang baik untuk ibu dan bayi.

Namun, ibu hamil harus mengonsumsi salmon yang sudah dimasak sampai matang. Jangan mengonsumsi salmon mentah, seperti pada sushi atau sashimi. Daging ikan yang belum matang berisiko terkontaminasi berbagai jenis bakteri yang membahayakan pertumbuhan janin.

5. Telur
Telur merupakan makanan sehat untuk ibu hamil yang bergizi dan mudah untuk didapatkan. Telur bagus untuk meningkatkan asupan gizi secara keseluruhan. Selain itu, di dalam telur juga terdapat kolin, yaitu nutrisi penting untuk kesehatan otak dan perkembangan janin.

6. Brokoli dan sayuran hijau lainnya
Brokoli dan sayuran berdaun hijau, biasanya banyak mengandung sebagian besar nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Sumber makanan tersebut juga mengandung serat yang dapat membantu mencegah atau mengobati sembelit.

Nutrisi yang terkandung pada sayuran antara lain seperti vitamin C, vitamin K, vitamin A, kalsium, zat besi, folat, dan kalium. Perlu diketahui juga kalau brokoli dan sayuran hijau mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh dan pencernaan

7. Daging
Daging sapi, daging ikan, dan daging ayam merupakan sumber protein yang berkualitas tinggi. Selain itu, dalam daging terdapat kandungan zat besi sebagai mineral penting yang digunakan oleh sel darah merah. Sel darah merah berperan penting untuk mengantarkan oksigen ke semua sel dalam tubuh.

Maka dari itu wanita hamil membutuhkan lebih banyak zat besi, karena volume darah mereka juga meningkat selama kehamilan, terlebih di trimester ketiga.

Namun, daging bisa jadi makanan sehat untuk ibu hamil kalau sudah dimasak sampai benar-benar matang dan dengan cara yang higienis.

8. Minum air putih yang banyak
Air merupakan salah satu hal yang harus banyak dikonsusmi selama hamil. Pasalnya, volume darah ibu hamil akan meningkat hingga 1,5 liter. Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga keseimbangan cairan tubuh dengan baik.

Gejala dehidrasi ringan pada ibu hamil meliputi sakit kepala, gelisah, kelelahan, suasana hati jadi kacau, dan jadi cepat lupa. Minum air putih yang cukup terbilang penting, karena volume darah meningkat selama kehamilan. Minum air yang cukup juga dapat membantu mencegah sembelit dan infeksi saluran kemih selama hamil.