Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil

Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Pantangan Mitos Atau Fakta Ibu Hamil

Merokok
Merokok saat hamil dapat membuat bayi Anda nantinya terlahir dengan berat badan yang rendah. Kondisi itu tidak baik bagi bayi karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan Si Kecil, seperti infeksi dan masalah tumbuh kembang. Pantangan ibu hamil yang satu ini juga perlu diberlakukan pada suami yang merokok. Suami harus menjauhkan asap rokok dari istri yang sedang hamil, termasuk asap rokok yang menempel di pakaian.
Mengonsumsi Minuman Keras
Mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil dapat membuat bayi lahir dengan sindrom alkohol janin. Tanda-tandanya dapat berupa berat badan rendah ketika lahir, mengalami gangguan perilaku, ketidakmampuan belajar, dan hambatan tumbuh kembang.
Jika sebelum hamil Anda merupakan seorang penggemar minuman beralkohol, disarankan untuk menghentikan kebiasaan itu saat sedang mengandung, terutama pada usia kandungan trimester pertama. Pada saat itu, janin sedang mengalami proses pembentukan sistem saraf. Anda mungkin membutuhkan bantuan dokter untuk bisa berhenti. Jangan ragu untuk meminta bantuan orang-orang terdekat atau bantuan medis, agar Anda dapat menghentikan kecanduan minuman beralkohol.
Makanan yang Tidak Matang
Telur dan daging yang tidak dimasak hingga matang dapat membuat ibu hamil mengalami penyakit oleh bakteri seperti Listeria, Salmonella, dan E. coli; parasit Toxoplasma; serta keracunan makanan. Selain itu, ibu hamil juga dapat menghadapi kondisi kesehatan serius, yaitu keguguran atau bayi lahir cacat.
Susu yang Tidak Dipasteurisasi
Susu mentah sangat tidak dianjurkan bagi ibu hamil karena belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan menghilangkan bakteri jahat menggunakan suhu panas. Jika Anda ingin mengonsumsi susu atau produk olahan susu, perhatikan pada kemasannya apakah telah melalui proses pasteurisasi atau belum. Susu yang tidak melalui proses pasteurisasi berisiko mengandung bakteri Listeria yang bisa menyebabkan keguguran atau penyakit serius.
Sauna atau Berendam Air Panas
Penelitian menunjukkan bahwa risiko keguguran dan cacat lahir dapat meningkat hingga dua kali lipat, jika Anda melakukan sauna atau berendam di air panas terlalu lama. Untuk mengurangi risiko ini, disarankan untuk membatasi waktu mandi hingga kurang dari 15 menit.
Kelebihan Berat Badan
Ibu hamil memang berbadan dua, tetapi bukan berarti porsi makan perlu bertambah dua kali lipat. Kelebihan berat badan saat hamil dapat meningkatkan risiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes pada kehamilan (diabetes gestasional), dan meningkatkan risiko obesitas pada anak nantinya. Sebagai patokan, pada trimester kedua, ibu hamil perlu menambahkan 340 kalori per hari, dibandingkan porsi makan sebelum hamil. Sedangkan pada trimester ketiga, ibu hamil perlu menambahkan 450 kalori per hari.
Kurang Tidur
Saat hamil, tak sedikit wanita yang mengalami susah tidur, terutama pada trimester ketiga kehamilan. Jika dibiarkan, kurang tidur akan berdampak buruk bagi kehamilan. Penelitian menunjukkan bahwa insomnia atau susah tidur saat hamil berhubungan erat dengan peningkatan risiko terkena hipertensi dan diabetes dalam kehamilan, preeklamsia, dan depresi pasca melahirkan. Untuk menyiasatinya, Ibu hamil dapat rutin berolahraga saat hamil, menetapkan jadwal tidur yang teratur, menciptakan suasana nyaman saat tidur, dan hindari stres.
Mengonsumsi Kafein Berlebihan
Batas aman konsumsi kafein harian untuk ibu hamil adalah 200 mg atau setara dengan dua cangkir kopi instant. Perlu diingat juga bahwa kafein tidak hanya terkandung di dalam kopi, tetapi juga pada cokelat, teh, dan minuman berenergi. Perhatikan takaran kafein yang tertera pada kemasan. Konsumsi kafein yang berlebihan dapat meningkatkan kemungkinan keguguran ataupun bayi lahir dengan berat badan rendah.
Membersihkan Kotoran Kucing
Kotoran kucing merupakan habitat untuk parasit Toxoplasma gondii yang berbahaya bagi ibu hamil. Gejala infeksi parasit mungkin tidak dirasakan dan disadari pada awalnya, tetapi ibu hamil dapat mengalami keguguran atau melahirkan bayi lahir dalam keadaan meninggal. Selain itu, jika bayi tetap dapat lahir dengan selamat, infeksi parasit ini dapat membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental. Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk menghindari binatang peliharaan. Mintalah suami atau anggota keluarga lain untuk merawat kucing kesayangan Anda untuk sementara.
Jika Anda sedang hamil, periksakan kandungan Anda ke dokter kandungan secara rutin. Perbanyak minum air putih dan penuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Selain itu, ibu hamil perlu mendapatkan istirahat cukup, setidaknya 8 jam tidur pada malam hari. Berbaringlah dengan posisi menyamping ke kiri agar nyaman. Posisi tidur seperti ini bertujuan memperlancar aliran darah ke janin. Di samping itu, jangan lupa untuk menghindari berbagai pantangan ibu hamil yang disebutkan di atas.

Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui

Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Mitos Ibu Hamil Yang Perlu Diketahui

Setelah kamu dinyatakan hamil, biasanya orang-orang di sekitarmu mulai memberikan nasihat untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman tertentu dan menghindari kegiatan ini dan itu.
Mitos Seputar Kehamilan dan Fakta yang Sebenarnya
Saat mendengar berbagai informasi terkait kehamilan, jangan langsung percaya begitu saja dan menjalaninya. Apalagi jika informasi tersebut terdengar tidak masuk akal dan tidak jelas sumbernya.
Berikut ini adalah beragam mitos kehamilan yang banyak beredar di masyarakat, beserta penjelasannya secara medis:
1. Tidak boleh berhubungan seks saat hamil
Banyak orang mengatakan bahwa ibu hamil tidak boleh melakukan hubungan intim. Hal ini karena ada anggapan bahwa berhubungan intim saat hamil bisa menyakiti janin dan berpotensi menyebabkan keguguran.
Informasi ini hanyalah mitos belaka. Selama kehamilan sehat dan normal, kamu masih tetap bisa melakukan hubungan intim dengan pasanganmu.
Janin dalam kandungan sepenuhnya dilindungi oleh kantung dan cairan ketuban, otot rahim yang kuat, dan lendir yang tebal pada leher rahim. Oleh karena itu, keguguran tidak ada hubungannya dengan aktivitas hubungan intim. Sebagian besar keguguran terjadi akibat janin tidak berkembang dengan baik.
2. Ibu hamil tidak boleh berolahraga
Ini juga merupakan mitos kehamilan yang banyak beredar di kalangan ibu hamil. Namun, ini tidak benar. Saat sedang mengandung, kamu boleh tetap berolahraga, kok. Bahkan aktivitas ini sangat dianjurkan dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan ibu hamil dan janin, lho!
Namun dengan catatan, olahraga yang dilakukan ibu hamil janganlah yang terlalu berat, apalagi sampai membuat dehidrasi dan kelelahan. Berolahraga selama 20-30 menit sebanyak 3-4 kali seminggu sudah bisa memberikan manfaat yang baik untuk dirimu dan janin. Beberapa pilihan olahraga yang baik untuk ibu hamil meliputi senam hamil, latihan Kegel, berenang, berjalan, hingga yoga dan pilates ibu hamil.
3. Bentuk perut ibu hamil menandakan jenis kelamin janin
Mungkin kamu sering mendengar anggapan perut yang terlihat meninggi itu menandakan bayi perempuan. Sebaliknya, perut turun ke bawah menjadi pertanda bayi laki-laki.
Meski menebak-nebak jenis kelamin anak merupakan hal yang menyenangkan, tapi anggapan bahwa bentuk perut menandakan jenis kelamin anak hanyalah mitos belaka.
Faktanya, bentuk dan tinggi rendahnya perut saat hamil bergantung pada kekuatan otot perut dan posisi janin di dalam kandungan. Jadi, tidak ada kolerasi antara bentuk perut dan jenis kelamin, ya.
Cara untuk mengetahui jenis kelamin janin hanya bisa dilakukan melalui USG kehamilan pada minggu ke-18 hingga ke-20 atau melalui tes genetik. Pemeriksaan ini dapat dilakukan sewaktu kamu melakukan cek kehamilan rutin di dokter kandungan.
4. Bumil harus makan dengan porsi dua kali lipat
Kamu mungkin pernah mendengar bahwa wanita hamil harus mengonsumsi makanan sebanyak dua porsi, yaitu untuk dirinya sendiri dan untuk janin dalam kandungannya. Memang benar bahwa wanita hamil memerlukan nutrisi dan kalori lebih banyak, tapi itu tidak membuatmu harus menyantap makanan sebanyak dua kali porsi biasanya.
Jika memiliki berat badan normal, kamu hanya membutuhkan tambahan 300 kalori tiap hari. Asupan ini sudah cukup untuk mendukung pertumbuhan janinmu. Jadi, tidak perlu menambah porsi makan terlalu banyak untuk mencukupi kebutuhan nutrisi saat hamil.
5. Tidak boleh minum kopi selama hamil
Bagi kamu pecinta kopi, larangan ini tentu menyiksa. Sebenarnya, mengonsumsi kopi saat hamil tidak dilarang, kok. Asalkan kamu tahu batasannya.
Perlu diketahui bahwa mengonsumsi kafein terlalu banyak bisa meningkatkan risiko keguguran dan bayi lahir dengan berat badan rendah, lho! Oleh sebab itu, saat hamil, jangan mengonsumsi kafein lebih dari 200 mg per hari. Jumlah kafein ini setara dengan sekitar satu gelas kopi instan atau 3 cangkir teh.
6. Tidak boleh mewarnai rambut selama hamil
Banyak yang bilang kalau ibu hamil tidak boleh mewarnai rambut. Ternyata, anggapan ini salah, lho. Mewarnai rambut tidak berdampak buruk untukmu maupun janinmu, selama dilakukan dengan benar.
Jika ingin mewarnai rambut, sebaiknya hindari mewarnai rambut saat trimester pertama. Tunggulah hingga usia kehamilanmu memasuki trimester kedua. Kamu juga bisa mengganti pewarna rambut kimia dengan henna atau menghindari pewarna yang mengandung bau amonia menyengat.
7. Ibu hamil harus menjauhi kucing
Mungkin kamu sering mendengar bahwa ibu hamil dilarang memelihara kucing karena dapat meningkatkan risiko terkena toksoplasmosis. Bagi ibu hamil pecinta kucing dan memiliki peliharaan kucing di rumah, hal ini tentu bisa membuat resah.
Tapi jangan khawatir, kamu tetap bisa bermain dengan kucing kesayanganmu, kok. Namun, kamu harus berhari-hati saat membersihkan kotorannya. Sebaiknya minta orang lain yang membersihkannya dan jangan menyentuh kotoran maupun kotak pasirnya.
Mulai sekarang, lebih cermatlah dalam menyikapi berbagai mitos kehamilan. Jangan langsung memercayai perkataan orang lain yang bertentangan dengan anjuran dokter. Jika terdapat mitos kehamilan yang membuatmu bingung, coba diskusikan dengan dokter kandungan saat kamu menjalani pemeriksaan kehamilan.

Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil

Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Pentingnya Gizi Untuk Ibu Hamil

Di masyarakat, ada mitos bahwa ibu hamil harus makan dengan porsi dua kali lebih banyak untuk dirinya sendiri dan janin dalam kandungan. Persepsi ini sebenarnya kurang tepat. dan nutrisi selama kehamilan.
Cara Memenuhi Kebutuhan Gizi Ibu Hamil
Ibu hamil memang disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak kalori, namun bukan berarti harus melipatgandakan porsi makanan yang dikonsumsinya. Hal ini karena makan secara berlebih selama kehamilan dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih, yang pada akhirnya dapat memicu hipertensi dan diabetes gestasional selama kehamilan.
Karena dampaknya tidak bisa disepelekan, Bumil disarankan untuk fokus pada kandungan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Pastikan bahwa makanan yang dikonsumsi sehat dan memiliki gizi yang seimbang, serta bermanfaat dalam mendukung kehamilan yang sehat.
Beberapa jenis makanan yang direkomendasikan, seperti sayur, buah, biji-bijian, daging, ikan, telur, susu dan produk olahan susu yang sudah dipasteurisasi. Sementara makanan yang rendah nutrisi seperti makanan cepat saji dan makanan tinggi gula sebaiknya dibatasi.
Asupan Gizi Ibu Hamil yang Direkomendasikan
Untuk menunjang kesehatan Bumil dan mendukung tumbuh kembang janin dalam kandungan, ada beberapa nutrisi penting yang dianjurkan, di antaranya:
1. Asam folat
Selama kehamilan, Bumil disarankan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400-600 mcg (mikrogram) per hari. Hal ini sangat penting karena asam folat yang cukup bisa mencegah bayi mengalami cacat tabung saraf.
Selain dari suplemen yang dianjurkan oleh dokter, ibu hamil juga dapat melengkapi kebutuhan asam folat dengan mengonsumsi beragam jenis makanan, seperti bayam, brokoli, kubis, jeruk, stroberi, roti gandum, dan ikan salmon.
2. Protein
Makanan berprotein yang dikonsumsi ibu hamil memiliki manfaat besar untuk menunjang tumbuh kembang janin dalam kandungan. Beragam makanan berprotein yang dapat dikonsumsi, antara lain kacang kedelai, daging sapi, daging ayam, ikan, telur, atau susu dan produk olahannya, seperti keju dan yoghurt.
3. Makanan berserat
Mengonsumsi makanan berserat juga penting untuk dilakukan karena selain tinggi akan kandungan nutrisi, konsumsi makanan berserat juga bisa mencegah konstipasi dan wasir saat hamil.
Beberapa jenis makanan berserat yang baik dikonsumsi selama kehamilan adalah buah dan sayur, seperti kentang, tomat, brokoli, wortel, apel, dan jeruk.
4. Makanan berkalsium
Jika Bumil ingin pertumbuhan tulang dan gigi Si Kecil berjalan optimal, jangan lupa untuk mengonsumsi makanan berkalsium. Contoh makanan yang mengandung kalsium antara lain  susu, keju, yoghurt, tahu, brokoli, dan kacang almon.
5. Makanan berlemak
Selain membuatmu bertenaga, asupan lemak juga dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak dan saraf pusat janin. Meski begitu, pilihlah makanan berlemak yang sehat, seperti alpukat, ikan salmon, keju,  minyak zaitun, telur, dan kacang-kacangan.
Meski banyak pilihan makanan yang bisa mendukung tercukupinya kebutuhan gizi ibu hamil, Bumil perlu memastikan bahwa porsi yang dikonsumsi tidak berlebihan. Selain itu, karena kebutuhan nutrisi tiap ibu hamil bisa berbeda pada tiap trimester atau sesuai kondisi kesehatan Bumil, Bumil dianjurkan untuk berkonsultasi kepada dokter kandungan terkait pola makan yang tepat.

Makanan Dengan Kandungan Vitamin C Yang Tinggi

Makanan Dengan Kandungan Vitamin C Yang Tinggi

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Makanan Dengan Kandungan Vitamin C Yang Tinggi. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Makanan Dengan Kandungan Vitamin C Yang Tinggi

Mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung vitamin C adalah cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda akan vitamin ini. Vitamin C bisa didapatkan dari buah-buahan dan sayuran segar, dengan kadar yang berbeda-beda. Beberapa jenis buar dan sayur memiliki kadar vitamin C yang tinggi.
 Buah yang Mengandung Vitamin C Tinggi
Pada orang dewasa, jumlah asupan vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh adalah 75 – 90 mg per hari. Untuk bisa mencukupinya, Anda perlu mengonsumsi beragam makanan sumber vitamin C, khususnya buah dengan kadar vitamin C yang tinggi, yaitu:
1. Jambu biji
Salah satu buah yang dikenal kaya akan vitamin C adalah jambu biji. Dalam sebuah jambu biji terkandung sekitar 125 miligram vitamin C. Jumlah tersebut setara dengan 140% dari angka kebutuhan vitamin C harian.
2. Jeruk
Satu buah jeruk mengandung kurang lebih 70 miligram vitamin C. Jumlah tersebut sudah mencukupi kebutuhan vitamin C per harinya. Selain dimakan utuh, jeruk juga bisa diolah menjadi minuman segar, seperti jus jeruk. Dalam setiap cangkir jus jeruk, setidaknya terdapat 125 miligram vitamin C.
3. Pepaya
Satu mangkuk saji atau sekitar 150 gram buah pepaya mengandung sekitar 90 miligram vitamin C. Jumlah ini jelas sudah mencukupi asupan vitamin C harian yang dianjurkan. Buah yang umum ditemukan di Indonesia ini juga dipercaya mampu mencegah demensia dan kanker, sekaligus dapat menyehatkan saluran cerna dan memperkuat daya tahan tubuh.
4. Stroberi
Satu mangkuk saji atau 150 gram buah stroberi mengandung sekitar 90 miligram vitamin C. Stroberi juga mengandung antioksidan tinggi berupa antosianin (zat warna alami pada sayur dan buah).
 5. Cabe merah
Buah yang sering dikira sayur ini merupakan salah satu bumbu masakan yang sangat umum dikonsumsi di Indonesia. Siapa sangka, cabe merah ternyata mengandung vitamin C yang cukup tinggi. Dalam satu cangkirnya (sekitar 80 gram), terkandung sekitar 100 mg vitamin C.
Selain buah-buahan tersebut, masih banyak buah lain yang juga mengandung vitamin C tinggi, antara lain:
  • 1 buah mangga atau segelas jus mangga, dan segelas jus Tahitian noni mengandung sekitar 120 miligram vitamin C.
  • 1 buah nanas atau sepiring buah kelengkeng (sekitar 100 gram), mengandung sekitar 80 miligram vitamin C.
  • 1 buah kiwi, mengandung sekitar 65 miligram vitamin C.
  • 1 buah lemon, mengandung sekitar 85 miligram vitamin C
Sayuran yang Mengandung Vitamin C Tinggi
Tidak hanya dari buah-buahan, vitamin C juga dapat diperoleh dari sayuran. Berikut ini adalah daftar sayuran yang mengandung vitamin C tinggi:
Brokoli
Satu mangkuk brokoli hijau yang sudah dipotong-potong mengandung 80 miligram vitamin C. Setelah dimasak, kandungan vitamin C dalam brokoli memang akan berkurang menjadi 50 miligram, tetapi angka ini masih menjadikan brokoli sebagai sumber vitamin C yang baik.
Kembang kol
Sayur yang mirip dengan brokoli ini juga merupakan sumber vitamin C, meskipun kadarnya tidak setinggi kandungan vitamin C dalam brokoli. Dalam semangkuk kembang kol mentah, terdapat sekitar 50 mg vitamin C.
Bayam
Dalam semangkok bayam (sektiar 30 gram), terdapat 8,5 mg vitamin C. Kandungan vitamin C bayam memang tidak sebanyak kandungan vitamin C kedua sayuran sebelumnya, namun bayam tidak boleh diremehkan. Sayuran ini mengandung banyak nutrisi penting, yaitu vitamin A, vitamin K, folat, kalium, dan zat besi. Kandungan nutrisi ini menjadikan bayam sebagai sayuran yang layak untuk dikonsumsi rutin.
Selain sayuran-sayuran di atas, tanaman tertentu, seperti daun kenikir, juga memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Berbagai manfaat vitamin C bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C tinggi. Untuk mencegah kekurangan vitamin C, pastikan setiap harinya Anda mengonsumsi buah dan sayur sumber vitamin C dengan porsi yang cukup, sesuai jumlah kebutuhan harian yang direkomendasikan.

Pentingnya Vitamin C Untuk Dikonsumsi

Pentingnya Vitamin C Untuk Dikonsumsi

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kammi akan memberikan informasi berisikan ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Pentingnya Vitamin C Untuk Dikonsumsi. Dari sumber yang terpercaya dan pencarian yang kami telusuri,berikut ini beberapa artikel yang mengulas dan membahas mengenai Pentingnya Vitamin C Untuk Dikonsumsi

Vitamin C atau yang kerap disebut asam askorbat merupakan jenis nutrisi yang larut dalam air dan tidak  diproduksi oleh tubuh. Sumber vitamin C bisa Anda temukan pada buah-buahan dan sayuran segar, atau jika perlu dari suplemen vitamin C. Vitamin C diperlukan untuk perkembangan serta menjaga fungsi kerja organ tubuh. Vitamin C juga memainkan peran penting dalam menjaga fungsi kekebalan tubuh.
Alasan Penting Mengonsumsi Vitamin C
Vitamin C memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan kecantikan kulit, antara lain:
Meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu proses pemulihan. Berbagai keluhan seperti batuk dan pilek ternyata dapat dicegah dengan mencukupi kebutuhan vitamin C dalam tubuh, terutama saat kelelahan atau ketika akan melakukan aktivitas berat. Vitamin C pun disebut baik dikonsumsi untuk mencegah penyakit demam berdarah.
Sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Sehingga menghambat risiko penuaan dini, perjalanan penyakit kanker, dan penyakit jantung.
Vitamin C untuk kulit berperan dalam produksi kolagen, yakni protein yang dibutuhkan untuk membantu proses penyembuhan luka, mencegah keriput, memperlambat proses penuaan, juga mampu menjaga keremajaan dan mencerahkan kulit.
Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan dan membantu sistem kekebalan tubuh bekerja dengan baik untuk melindungi tubuh dari penyakit
Beberapa hasil penelitian meyakini bahwa vitamin C dapat membantu merawat kesehatan tulang rawan, tulang, dan gigi. Dan juga menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, sehingga bisa mencegah serangan jantung dan stroke. Vitamin C juga dipercaya dapat mencegah katarak dan penyakit empedu.
Mengonsumsi Vitamin C dengan Tepat
Vitamin C bisa diperoleh dengan mengonsumsi berbagai jenis makanan seperti buah dan sayur. Sumber vitamin C alami selain jeruk antara lain buah kiwi, mangga, pepaya, nanas, serta sayuran seperti brokoli, paprika, dan tomat. Untuk melengkapinya, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin C, dengan dosis yang tepat sesuai anjuran dokter atau sesuai aturan pakai yang tertera pada kemasan produk. Dosis suplemen vitamin C yang direkomendasikan adalah 75 hingga 90 mg . Saat mengalami infeksi maupun pasca pembedahan, kebutuhan vitamin C akan meningkat, maka konsumsi vitamin C akan membantu proses penyembuhannya.
Mengonsumsi vitamin C dosis 500 mg per hari dinilai aman, dan cukup untuk menjaga kesehatan.
Vitamin C dengan Sistem Pelepasan Berkala
Ketika hendak mengonsumsi vitamin dalam bentuk suplemen, terdapat pilihan suplemen vitamin C yang memiliki sistem pelepasan berkala (time release). Dengan sistem ini, kandungan vitamin akan diserap oleh sel-sel tubuh secara berkala melalui aliran darah. Melalui sistem time release tersebut, pencukupan sel-sel tubuh akan vitamin C dapat berlangsung sepanjang hari, hingga sekitar 12 jam. Time release ini merupakan sistem yang membantu penyerapan vitamin C yang lebih aman bagi lambung Anda, serta dapat mengurangi efek samping yang mungkin ditimbulkan seperti sakit perut dan kembung. Dengan pelepasan vitamin C yang terjadi secara perlahan, sistem time release ini juga membantu meringankan kerja ginjal, sehingga lebih aman untuk ginjal.
Untuk menjaga agar kondisi lambung tetap sehat, Anda perlu rutin menjalani pola hidup yang sehat, mengatur pola makan, serta menghindari stres dan mencukupi istirahat. Saat mengonsumsi vitamin C sesuaikan dengan dosis anjuran dokter. Disarankan mengonsumsi setelah makan untuk meminimalisir risiko gangguan pada lambung akibat mengonsumsi vitamin C. Memilih vitamin C dengan sistem pelepasan berkala, dapat menjadi salah satu cara untuk membantu mengurangi keluhan ini. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter terkait konsumsi vitamin C yang aman dan sesuai dengan kondisi Anda, terutama bila Anda memiliki riwayat penyakit, atau sedang hamil maupun menyusui.

Bahaya Kafein Untuk Anak Dibawah Umur

Bahaya Kafein Untuk Anak Dibawah Umur

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Bahaya Kafein Untuk Anak Dibawah Umur. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Bahaya Kafein Untuk Anak Dibawah Umur

Kafein sebenarnya adalah stimulan yang digunakan dalam obat untuk merangsang sistem saraf pusat. Meski banyak negara belum memiliki patokan khusus mengenai kadar maksimal asupan kafein bagi anak, di Kanada konsumsi kafein yang diizinkan pada anak hanya sekitar 45mg kafein per hari, atau setara satu kaleng soda. Padahal studi menemukan, anak-anak tanpa disadari umumnya dapat mengonsumsi 109 mg kafein atau setara dengan kafein dalam 3 kaleng soda.

Berbagai Jenis Minuman Mengandung Kafein
Coba cek, apakah Bunda sering memberikan minuman-minuman di bawah ini kepada anak? Yuk, cermati rata-rata jumlah kandungan kafein di dalamnya:

350 ml es teh mengandung 70 miligram kafein.
30 ml cokelat mengandung 20 miligram kafein.
350 ml minuman ringan mengandung 70 mg kafein.
150 ml kopi seduh mengandung 115 mg kafein.
350 ml es teh mengandung 70 mg kafein.
30 ml cokelat murni mengandung 20 mg kafein.
1 tablet obat flu atau pereda nyeri, dapat mengandung 30 mg kafein.
Bukan berarti anak sama sekali tidak boleh mengonsumsi minuman atau obat yang mengandung kafein. Namun, sebaiknya jumlahnya dibatasi. Biasakan anak untuk mengonsumsi minuman sehat seperti air mineral, susu, dan jus buah segar.

Pengaruh Kafein pada Anak
Sebagaimana pada orang dewasa, efek kafein pada anak dapat menyebabkan sakit perut, sakit kepala, insomnia, susah konsentrasi, gelisah, dan peningkatan detak jantung. Bahkan, jumlah yang sedikit pun dapat memicu efek tersebut pada anak-anak. Kondisi ini dapat lebih berbahaya pada anak yang memang memiliki kondisi kesehatan khusus dan berisiko mengalami penyakit jantung dan gangguan saraf.

Selain itu, efek yang dapat ditimbulkan dari konsumsi kafein berlebih antara lain:

Memengaruhi penyerapan kalsium yang berdampak pada kekuatan dan pertumbuhan tulang.Meningkatkan risiko berat badan berlebih, karena jenis minuman mengandung kafein yang digemari anak umumnya banyak diberikan tambahan krim dan gula.Memengaruhi kadar kimia dalam otak yang dapat memengaruhi tingkah laku dan sosialisasi, karena kafein termasuk stimulan.Memacu otak dan tubuh bekerja lebih keras, tanpa meningkatkan kadar energi pada anak. Sebagian remaja mengonsumsi minuman berenergi untuk meningkatkan performa saat olahraga, padahal kafein yang terkandung di dalamnya membuat tubuh terasa lebih lelah setelah beraktivitas.

Dapat menyebabkan anak akan lebih sering buang air kecil dan lebih mudah haus. Hal ini juga meningkatkan risiko dehidrasi.Jika Bunda meminta anak untuk menghentikan konsumsi minuman mengandung kafein, waspadai efek pengurangan kafein secara mendadak. Dapat berupa nyeri otot, sakit kepala, dan tubuh terasa lemas dan tertekan. Ajak anak lebih banyak istirahat untuk meminimalkan efek tersebut. Tidak perlu khawatir ya Bun, karena tingkat energi akan kembali normal setelah tubuh menyesuaikan diri tanpa kafein. Bila terjadi keluhan mengganggu akibat anak mengonsumsi kafein, jangan ragu untuk membawa Si Kecil ke dokter anak.

Baca Juga : Makanan Cepat Saji Dan Banyak Dampaknya

Bagi orang dewasa, minum kopi hitam yang mengandung kafein merupakan hal yang umum, bahkan menjadi kebiasaan. Tapi, bagaimana jika kopi hitam dikonsumsi anak kecil? Simak fakta minum kopi dan minuman berkafein lain pada anak melalui uraian berikut.

Anda mungkin sering mendengar mitos bahwa memberikan kopi hitam dapat membantu menjaga kesehatan anak. Tapi sebelum memberikan kopi atau minuman berkafein lainnya, perhatikan dulu beberapa fakta berikut ini.

Fakta tentang Anak Kecil Minum Kopi Hitam
Kopi hitam, teh, cokelat, dan minuman ringan tertentu mengandung zat bernama kafein. Zat tersebut dapat memengaruhi metabolisme tubuh, merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan konsentrasi, membuat lebih waspada dan terjaga, serta memberikan tambahan energi.Walaupun memiliki banyak manfaat, pada anak kecil, kopi dan minuman berkafein lain dapat memberikan efek yang kurang baik, sebab respons tubuh anak-anak terhadap kafein berbeda dengan orang dewasa.

Berikut ini adalah fakta konsumsi kopi hitam dan minuman berkafein lain pada anak yang penting untuk Anda ketahui:

1. Menyebabkan gangguan tidur
Konsumsi kopi hitam atau minuman berkafein lain dalam dosis kecil sudah cukup membuat anak-anak terjaga sepanjang hari. Hal ini karena kafein yang terkandung di kopi hitam dan minuman lain dapat menjadi stimulan yang bisa meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung anak, serta membuat mereka menjadi sulit tidur.Selain itu, peningkatan tekanan darah akibat kafein juga dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktif dan sulit untuk berkonsentrasi.

2. Memicu gangguan pencernaan
Tak hanya menyebabkan gangguan tidur, anak yang mengonsumsi kopi hitam dan minuman berkafein lain juga bisa mengalami gangguan pencernaan. Hal ini karena kandungan kafein yang terdapat di dalamnya dapat meningkatkan asam lambung, sehingga anak-anak lebih mudah mengalami mulas dan sakit perut.

3. Meningkatkan risiko kekurangan gizi
Mengonsumsi kopi hitam dan minuman berkafein lain juga dapat meningkatkan risiko anak mengalami kekurangan gizi. Pasalnya, minuman-minuman tersebut tidak mengandung nutrisi, seperti vitamin dan mineral, yang dibutuhkan anak pada masa pertumbuhannya. Mengonsumsi jenis minuman ini secara berlebihan dapat meningkatkan risiko anak mengalami kekurangan gizi.

4. Menyebabkan dehidrasi
Kafein pada kopi hitam dan minuman lainnya bersifat diuretik, yang dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak cairan melalui urine. Jika cairan tubuh yang dikeluarkan terlalu banyak, anak berisiko mengalami dehidrasi.

5. Menghambat pertumbuhan anak
Kafein di dalam kopi hitam dan minuman lain juga dapat menghambat pertumbuhan anak. Hal ini karena kafein dapat mengganggu penyerapan kalsium dalam tubuh anak, sehingga pertumbuhan tulang anak akan terganggu.

6. Menyebabkan gigi berlubang
Ketika mengonsumsi minuman berkafein, penambahan gula dan pemanis lain sering dilakukan. Hal ini dapat menyebabkan minuman yang dikonsumsi anak memiliki kandungan gula yang tinggi, dan bila dikonsumsi terlalu banyak, dapat menyebabkan anak terkena karies gigi atau gigi berlubang.

7. Meningkatkan risiko obesitas
Kopi hitam yang dicampur dengan sirup, gula, krim kocok atau whipped cream mengandung kalori lebih banyak. Jika asupan kalori berlebihan, tubuh secara otomatis akan mengubah kalori tersebut menjadi lemak. Terlalu banyak lemak dalam tubuh dapat menimbulkan obesitas dan berbagai masalah kesehatan.

8. Menimbulkan efek samping saat berhenti
Kebiasaan mengonsumsi kafein dapat menimbulkan efek samping ketika ingin berhenti. Berhenti mengonsumsi kafein secara tiba-tiba dapat menyebabkan sakit kepala, nyeri otot, depresi sementara, serta mudah tersinggung.

9. Memperburuk penyakit jantung dan saraf
Bagi anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan dan gangguan saraf, konsumsi minuman berkafein sebaiknya dihindari. Pasalnya, mengonsumsi minuman berkafein dapat memperparah kedua penyakit ini.

Ketahui Batas Asupan Kafein pada Anak
Sebenarnya, anak-anak atau remaja diperbolehkan untuk mengonsumsi minuman berkafein, termasuk kopi hitam. Hanya saja, ada batasan dalam mengonsumsinya.

Berikut adalah batas maksimal konsumsi kafein per hari pada anak-anak:
45 mg untuk anak usia 4-6 tahun.
62,5 mg untuk anak usia 7-9 tahun.
85 mg untuk anak usia 10-12 tahun.
Selain itu, untuk jenis kopi tertentu, seperti espresso, cappuccino, dan latte, sebaiknya dikonsumsi saat anak sudah berusia 18 tahun.

Berhati-hatilah memberikan kopi hitam atau minuman berkafein pada anak-anak. Anda dapat berkonsultasi ke dokter anak untuk mengetahui asupan makanan dan minuman yang baik bagi kesehatan anak dan mendukung tumbuh kembangnya.

Makanan Cepat Saji Dan Banyak Dampaknya

Makanan Cepat Saji Dan Banyak Dampaknya

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Makanan Cepat Saji Dan Banyak Dampaknya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Makanan Cepat Saji Dan Banyak Dampaknya

Bagaimana Makanan Cepat Saji Memengaruhi Kesehatan Tubuh?
Berikut beberapa masalah yang bisa menimpa Anda jika terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji.

Obesitas
Hitunglah jumlah karbohidrat dalam makanan cepat saji yang biasa Anda konsumsi. Lalu, kombinasikan dengan lemak tidak sehat yang diperoleh dari proses menggoreng. Tidak cukup sampai di situ, makanan cepat saji juga biasanya kaya akan gula. Bisa dibayangkan bagaimana makanan cepat saji melapangkan jalan Anda menuju kegemukan?

Kurang gizi
Jika Anda hanya memikirkan bagaimana mengenyangkan tubuh maka makanan cepat saji adalah jawaban yang tepat. cara daftar sbobet Namun jika Anda berpikir kenyang yang disertai dengan menutrisi tubuh, maka makanan cepat saji adalah pilihan yang buruk. Terlalu banyak karbohidrat, lemak, gula, dan garam, namun di lain sisi minim akan protein, serat, vitamin, dan mineral. Bagaimana jika keseharian Anda hanya diisi dengan karbohidrat dan lemak? Maka bersiaplah memiliki tubuh minim gizi dan rentan penyakit. Pada anak-anak-anak dan remaja, hal ini bisa menghambat pertumbuhan mereka.

Gangguan pencernaan
Minimnya serat dalam makanan cepat saji dapat menimbulkan konstipasi alias susah buang air besar. Selain minim serat, banyaknya sodium (garam) yang dikandung juga bisa menyebabkan perut kembung dan terasa begah. Hal ini sangat mungkin terjadi mengingat garam memiliki kemampuan menahan air.

Masalah pada otak
Makanan cepat saji tidak hanya identik dengan kolesterol dan gula yang tinggi, namun juga kaya akan zat pengawet tambahan. Kandungan zat aditif berbahaya ini bisa menimbulkan masalah memori dan gangguan belajar. Penelitian juga menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi kalori, berkaitan dengan peningkatan risiko terkena demensia

Diabetes
Tumpukan karbohidrat dan gula yang kaya kalori akan membuat kadar gula darah melonjak. Lonjakan gula darah yang terlalu sering tentu akan membuat produksi insulin ikut-ikutan melonjak. Lama-kelamaan hal ini akan mengganggu produksi normal insulin Anda sehingga menuntun Anda menuju diabetes.

Penyakit kardiovaskular
Lemak jenuh yang biasa ditemukan dalam makanan cepat saji dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). Dikombinasikan dengan konsumsi garam berlebih yang bisa meningkatkan tekanan darah serta beban kerja jantung. Sebagaimana kita tahu, kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi adalah penyebab utama penyakit jantung dan stroke.

Gangguan Pernapasan
Makanan cepat saji membuat Anda kian mudah mengalami obesitas. Jika sudah obesitas atau sekadar kelebihan berat badan, maka risiko gangguan pernapasan akan meningkat. Susah bernapas adalah hal paling umum yang terjadi pada penderita obesitas. Obesitas membuat seseorang lebih mudah mengalami gangguan apnea tidur (sleep apnea) dan asma.

Gigi mudah rusak
Bakteri dalam mulut akan menghasilkan asam berlebih jika Anda banyak mengonsumsi karbohidrat dan gula. Asam berlebih akan membuat lapisan pelindung gigi mengalami kerusakan. Jika gigi sudah rusak, maka beberapa penyakit akan lebih mudah menghampiri.

Baca Juga : Sex Saat Haid Banyak Resiko Tapi Penasaran

Bagaimana Mengurangi Efek Buruk Makanan Cepat Saji
Beberapa cara berikut ini mungkin bisa membantu Anda mengurangi konsumsi makanan cepat saji dengan tetap memelihara kesehatan:

Buat menu sehat
Ketika perut lapar, kita pastinya ingin segera mengisi perut dengan makanan, tak terkecuali makanan cepat saji. Karenanya, biasakan untuk membuat menu makanan sehat yang dapat melengkapi kecukupan nutrisi Anda, sehingga tak perlu lagi menyantap makanan cepat saji saat lapar. Tambahkan menu mkananan tersebut dengan buah dan sayur, agar kebutuhan serat juga bisa tercukupi.

Kurangi porsi
Makin banyak Anda konsumsi makanan cepat saji, maka makin banyak karbohidrat, lemak, gula, dan garam yang Anda konsumsi.

Banyak minum air putih
Ubah minuman Anda dari minuman berkarbonasi menjadi jus buah murni, susu rendah lemak, atau air mineral. Saat tubuh mulai lapar, atau menjelang lapar, minum air putih akan mengurangi rasa lapar sehingga dorongan untuk mencicip makanan cepat saji akan lenyap.

Kurangi makanan gorengan
Makanan yang digoreng kaya akan lemak jenuh, maka kurangilah demi kesehatan.

Segala sesuatu jika dikonsumsi berlebih akan kurang baik bagi kesehatan. Demikian pula makanan cepat saji, selama dalam batas normal, risiko untuk kesehatan masih bisa ditoleransi. Namun jika Anda sudah memiliki kondisi kesehatan yang buruk, sebisa mungkin hindari konsumsi makanan cepat saji.

Sex Saat Haid Banyak Resiko Tapi Penasaran

Sex Saat Haid Banyak Resiko Tapi Penasaran

duniiakesehatan.com Beneran gak sih sex saat haid itu gak boleh? Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Sex Saat Haid Banyak Resiko Tapi Penasaran Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Sex Saat Haid Banyak Resiko Tapi Penasaran

Manfaat Berhubungan Seks saat Haid
Berhubungan seks dapat memberikan manfaat bagi Anda dan pasangan. Ketika dilakukan saat haid, Anda bisa memperoleh beberapa manfaat berikut :

Meredakan kram
Salah satu manfaat berhubungan seks saat haid adalah membantu meredakan kram perut saat haid. Hal ini karena tubuh akan melepaskan hormon endorfin saat orgasme. Pelepasan hormon ini diyakini dapat meredakan kram perut yang dialami saat haid.Selain hormon endorfin, aktivitas seksual juga akan merangsang pelepasan hormon oksitosin yang dapat meredakan ketidaknyamanan yang Anda rasakan selama haid.

Mempersingkat waktu haid
Berhubungan seks saat haid dapat membuat durasi haid menjadi lebih singkat. Hal ini karena saat orgasme, kontraksi uterus untuk mengeluarkan darah haid menjadi lebih cepat. Efeknya, waktu haid mungkin akan menjadi lebih pendek bila Anda melakukan hubungan seks saat haid.

Meredakan sakit kepala
Berhubungan seks saat haid dapat meredakan sakit kepala yang muncul selama menstruasi. Hal ini diyakini karena adanya pelepasan hormon endorfin selama seks berlangsung.

Risiko Berhubungan Seks saat Haid
Meski banyak anggapan yang menyatakan bahwa berhubungan seks saat haid dapat mencegah kehamilan, namun sebenarnya peluang untuk hamil tetap ada. Hal ini karena sebagian wanita memiliki siklus haid yang tidak teratur sehingga mungkin saja terjadi ovulasi dini, sementara sperma bisa bertahan sampai 7 hari di dalam rahim.Berhubungan seks saat haid juga dapat meningkatkan risiko terkena infeksi menular seksual, karena terbukanya serviks selama haid dapat mempermudah penularan infeksi. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan kondom ketika berhubungan intim saat haid.

Selain itu, berhubungan seks saat menstruasi juga bisa membuat darah haid mengenai Anda dan pasangan, serta mengotori seprai. Jadi, sebaiknya Anda menggunakan alas tambahan, seperti handuk, ketika berhubungan seks saat haid.Ketika Anda dan pasangan ingin melakukan hubungan seks saat haid, satu hal yang tidak kalah penting adalah komunikasi. Tanyakan dulu kepada pasangan apakah ia mau melakukan hubungan seks saat haid. Jika Anda tidak menginginkannya atau pasangan menolak, jangan memaksa, karena tidak semua orang dapat menikmati hubungan seks saat haid.Berhubungan seks saat haid memiliki manfaat dan risiko. Jika Anda dan pasangan ragu atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter, sehingga hubungan seks yang Anda lakukan saat haid tetap aman dan nyaman.

Penjelasan dari Segi Medis

Jika dilihat dari segi medis, berhubungan seks saat menstruasi memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

Jika Anda mengalami gejala seperti kram, perasaan sedih, atau depresi selama menstruasi, seks saat menstruasi mungkin akan bermanfaat. Karena saat orgasme, Anda akan melepaskan hormon endorfin yang rupanya dapat mengurangi beberapa gejala nyeri saat menstruasi. Endorfin adalah hormon yang bisa membuat seseorang merasa senang sehingga bisa meredakan depresi atau bad mood.Berhubungan seks saat menstruasi juga bisa memberi kepuasan yang lebih. Alasannya, karena terjadi perubahan hormon pada wanita yang sedang haid sehingga membuat mereka merasa lebih bergairah.

Kendati seks saat menstruasi bermanfaat bagi Anda, namun ada pula risikonya, di antaranya:
Anda berisiko lebih tinggi terkena penyakit menular seksual dibandingkan melakukan hubungan seks di luar masa menstruasi. Saat menstruasi, kondisi leher rahim akan terbuka, sehingga memungkinkan darah untuk masuk ke dalamnya. Hal tersebut memudahkan bakteri untuk menuju rongga panggul.Anda juga lebih mungkin untuk menularkan penyakit HIV dan hepatitis ke pasangan saat kondisi seperti ini, karena lebih banyak cairan tubuh atau darah yang keluar.Vagina Anda memiliki kadar potential Hydrogen (pH) 3,8 hingga 4,5 setiap bulan. Namun selama menstruasi, kadar pH tersebut meningkat karena tingkat pH darahnya menjadi lebih tinggi, dan hal ini menyebabkan ragi atau jamur menjadi tumbuh lebih cepat. Gejala infeksi jamur vagina lebih cenderung terjadi seminggu sebelum menstruasi, dan berhubungan seksual saat itu dapat memperburuk gejala yang ada.Seks saat menstruasi juga memiliki risiko untuk hamil. Walau kecil, namun tetap ada kemungkinan Anda akan hamil ketika berhubungan intim tanpa pengaman atau kontrasepsi saat menstruasi. Untuk menghindari kehamilan, gunakan kondom saat bercinta.

Baca juga : Risiko Seks Ebol Atau Anal

Tips Dalam Variasi Bercinta
Buat Anda yang ingin mencoba melakukan hubungan seks saat menstruasi, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini, misalnya:

Jangan melakukannya ketika darah haid sedang mengalir dengan derasnya seperti hari pertama atau kedua, demi menjaga kebersihan tempat tidur Anda dari darah. Untuk menghindari noda darah, Anda dapat menaruh alas seperti handuk. Jangan khawatir pula jika melihat gumpalan darah berawarna merah atau cokelat gelap selama atau setelah berhubungan seks, karena hal itu adalah normal.Anda bisa mencoba untuk menggunakan kondom wanita yang dapat membantu mengurangi jumlah darah yang mungkin keluar saat berhubungan seks. Selain itu, Anda juga dapat mencoba posisi misionaris yang berguna untuk membatasi aliran darah yang keluar.

Bercinta di bawah pancuran kamar mandi juga bisa menjadi pilihan. Namun, hal ini tetap memiliki risiko, seperti darah akan tercecer di tubuh Anda dan juga pasangan. Ketika Anda melakukan seks saat menstruasi, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik dengan darah tersebut, agar aktivitas bercinta tidak terganggu.
Tapi sekali lagi perlu diingat, berhubungan seksual saat menstruasi bisa menimbulkan risiko tersendiri, terutama jika tidak dilakukan secara aman. Bagi Anda yang ingin menyalurkan hasrat, namun tidak ingin melakukan hubungan seksual yang melibatkan penetrasi, ada alternatif lain yang bisa Anda coba, seperti:

Pijatan sensual. Anda tidak perlu mahir memijat seperti tukang pijat pada umumnya. Pijatan di sini lebih ditujukan untuk menggoda pasangan dan membangkitkan libidonya. Pijat dengan perlahan-lahan bagian-bagian tubuh pasangan Anda yang sensitif, terutama bagian paha dan bokong. Anda juga bisa merangsang pasangan Anda dengan menyentuh bagian putingnya yang juga sensitif.Mandi bersama juga bisa menjadi pilihan. Anda bisa membersihkan tubuh dan rambutnya. Sensasi yang diberikan saat mandi bersama pasangan akan mampu memelihara dan membangkitkan gairah seks yang ada. Mandi bersama dapat memberikan sentuhan-sentuhan lembut kepada pasangan untuk merekatkan keintiman dan menjadi pilihan ketika Anda tengah menstruasi. Namun, pastikan pasangan Anda tidak merasa jijik saat melihat darah menstruasi Anda.
Seks merupakan hal penting dalam urusan rumah tangga. Namun, jangan menjadikannya sebagai beban. Jika Anda merasa tidak nyaman melakukan seks saat menstruasi, katakan kepada pasangan Anda. Membina hubungan suami istri tidak melulu berkaitan dengan urusan ranjang. Banyak hal lain yang bisa Anda dan pasangan lakukan untuk menciptakan suasana romantis. Pada lain sisi, jika Anda dan pasangan merasa nyaman melakukannya, maka lakukanlah hubungan seksual saat menstruasi dengan penuh cinta kasih.

Risiko Seks Ebol Atau Anal

Risiko Seks Ebol Atau Anal

duniiakesehatan.com Seks adalah salah satu cara menjaga keharmonisan suatu hubungan agar bisa mencapai ke arah yang lebih baik,terkadang seks juga bisa dikategorikan sebagai seni,ada yang pernah coba anal? Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Risiko Seks Ebol Atau Anal Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Risiko Seks Ebol Atau Anal

Penyakit Menular Seksual hingga Pendarahan
Anus adalah organ tubuh yang sangat sensitif karena sarat dengan ujung saraf sehingga dapat menjadi area stimulasi seks yang menyenangkan bagi beberapa orang. Namun kesenangan ini tidak sepadan dengan risiko yang terkandung. Berikut beberapa di antaranya:

Penetrasi dan seks oral pada anus meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual.
Dibandingkan aktivitas seksual lainnya, aktivitas seksual yang melibatkan penetrasi ke anus mempunyai risiko lebih tinggi terhadap penularan penyakit menular seksual, seperti HIV, herpes kelamin, kutil kelamin, klamidia, hepatitis B, gonore, dan sifilis. Orang yang melakukan seks melalui anal 30 kali lebih berisiko terkena HIV dibanding yang melakukan penetrasi melalui vagina. Paparan human papillomavirus (HPV) dapat memicu pertumbuhan kutil pada dubur hingga kanker anus.

Tidak hanya penetrasi, seks oral pada anus dan memasukkan jari ke anus juga membuat kedua pasangan berisiko terkena infeksi atau penyakit menular seksual. Beberapa infeksi virus atau bakteri yang dapat ditularkan melalui seks oral yang dilakukan bergantian dengan seks anal, misalnya hepatitis A atau infeksi kuman E. Coli.

Anus tidak memiliki pelumas sehingga rentan rusak.
Tidak seperti vagina yang terlindung oleh pelumas alami, penetrasi pada anus dapat merusak jaringan di dalamnya. Menggunakan pelumas tidak akan mencegah risiko terjadinya luka pada anus. Kerusakan atau luka pada anus membuat bakteri dan virus dapat masuk dengan mudah ke pembuluh darah sehingga mempercepat penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV.

Anus penuh dengan bakteri yang berpotensi menginfeksi pasangan.
pasangan yang melakukan seks anal tidak mempunyai penyakit menular seksual, terdapat bakteri yang secara normal memang hidup di anus sehingga berisiko menginfeksi pasangan. Hubungan seksual yang dilakukan dari anus kemudian berpindah ke vagina juga berisiko menimbulkan perpindahan bakteri dan memicu infeksi saluran kencing.

Penetrasi seks anal berisiko melemahkan cincin otot anus.
Anus didesain dengan otot yang menyerupai cincin untuk mengatur aktivitas buang air besar. Cincin otot ini disebut sfingter. Cincin otot anus membuka saat buang air besar dan menutup setelah buang air besar selesai. Seks anal berulang dalam jangka panjang dapat melemahkan otot ini sehingga membuat susah mengontrol buang air besar.

Baca Juga : Manfaat Sex Untuk Tubuh Lebih Sehat Nomor 6 Bikin Nagih

Perdarahan setelah seks anal.
Setelah seks anal, dapat terjadi perdarahan akibat hemoroid (wasir), luka pada anus, dan juga usus besar. Ini merupakan kondisi berbahaya yang memerlukan penanganan medis, seperti pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi, atau bahkan operasi.Selain itu, seks anal kadang dilakukan untuk menghindari kehamilan. Namun sebenarnya kehamilan tetap dapat terjadi jika air mani masuk ke dalam lubang vagina yang posisinya tidak jauh dari anus.

Meminimalkan Risiko Seks Anal
Cara paling efektif untuk menghindari risiko seks anal adalah dengan tidak melakukan kegiatan seks ini sama sekali. Namun jika memang ingin tetap melakukan aktivitas seksual ini, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

Kenakan kondom untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual saat melakukan penetrasi seks anal.Gunakan pelumas berbahan dasar air yang banyak tersedia di apotek atau supermarket. Bukan yang berbahan dasar minyak seperti losion atau pelembap karena dapat menyebabkan kebocoran pada kondom lateks.Untuk menghindari infeksi saluran kencing karena perpindahan bakteri dari anus ke vagina, ganti kondom setelah melakukan seks, sebelum melakukan penetrasi vagina, atau sebaliknya.Senam Kegel dapat berperan membantu memperbaiki cincin otot anus yang melemah akibat seks anal.

Pastikan isi usus kosong sebelum melakukan seks anal. Hal ini guna memastikan bahwa pasangan tidak bersentuhan dengan kotoran, agar risiko infeksi dapat tercegah.Untuk mengurangi risiko rusaknya jaringan, buat tubuh rileks sebelum melakukan seks anal. Hal ini bisa dilakukan misalnya dengan mandi air hangat.
Hentikan jika seks anal terasa menyakitkan.Segera periksakan diri ke dokter jika terjadi pendarahan, luka, keluar cairan, nyeri, atau timbul benjolan pada anus. Pada akhirnya, mengingat banyaknya dan tingginya risiko seks anal, ada baiknya untuk mempertimbangkan kembali risiko gangguan kesehatan di balik seks anal, sebelum memutuskan untuk melakukannya.

Manfaat Sex Untuk Tubuh Lebih Sehat Nomor 6 Bikin Nagih

Manfaat Sex Untuk Tubuh Lebih Sehat Nomor 6 Bikin Nagih

duniiakesehatan.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Manfaat Sex Untuk Tubuh Lebih Sehat.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Manfaat Sex Untuk Tubuh Lebih Sehat

Pada umumnya kegiatan seksual antar pasangan suami istri dianggap hanya sebagai pemenuhan kebutuhan biologis. Padahal terdapat berbagai manfaat sex secara medis yang bisa diambil. Lakukan secara teratur dan aman, maka aktivitas ini berpotensi mengurangi risiko penyakit tertentu.Selain menjadi bentuk kasih sayang kepada pasangan, sex juga bisa memberikan manfaat dalam berbagai aspek kehidupan Anda, antara lain untuk kesehatan fisik dan emosional. Sex juga bisa memengaruhi kondisi psikologis, intelektual, serta kehidupan sosial kita. Bersamaan dengan itu, kualitas kehidupan akan menjadi lebih baik.Tidak hanya tentang nafsu dan birahi, sex ternyata memberikan banyak manfaat bagi kesehatan Anda. Mulai dari meningkatkan kualitas tidur, hingga mengurangi risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung. Berikut ini adalah beberapa manfaat sex yang bisa kita bahas.

Manfaat sex sebagai salah satu olahraga
Hubungan seksual adalah salah satu bentuk olahraga yang menyenangkan. Berhubungan seksual membuat tubuh membakar setidaknya 4 kalori per menit dan membuat Anda menggunakan berbagai otot tubuh. Melakukan hubungan seksual secara teratur dapat memaksimalkan manfaat ini. Penelitian menemukan bahwa denyut jantung manusia saat orgasme setara dengan olahraga ringan, seperti berjalan menaiki tangga. Meski demikian, untuk mencapai kebutuhan rata-rata gerak tubuh per minggu, Anda tetap perlu melakukan olahraga lain, seperti jalan cepat atau bersepeda.

Jantung lebih sehat
Rangsangan seksual dan orgasme membuat denyut jantung meningkat. Penderita penyakit jantung tetap bisa berhubungan seksual selama mereka masih dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal, misalnya menaiki dua anak tangga tanpa menimbulkan nyeri dada. Bahkan menurut penelitian, berhubungan seksual setidaknya dua kali seminggu dapat mengurangi risiko serangan jantung hingga 50 persen, dibandingkan jika berhubungan seksual kurang dari sekali sebulan.

Menjaga tekanan darah tetap normal
Penelitian terhadap beberapa pasangan yang berpegangan tangan selama 10 menit diikuti berpelukan selama 20 detik bisa menurunkan tekanan darah. Studi lain juga menunjukkan bahwa mereka yang jarang melakukan aktivitas seksual atau jarang merasakan orgasme, memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena hipertensi.

Meredakan stres
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa orang yang tidak melakukan hubungan seksual paling berisiko mengalami stres dibandingkan kelompok yang melakukan aktivitas seksual dengan atau tanpa penetrasi. Intimasi atau orgasme yang didapat tanpa melibatkan penetrasi sekalipun dapat membantu orang untuk merasa rileks, serupa dengan meditasi. Rangsangan seksual melepaskan zat kimia pada otak dan hormon yang membuat Anda merasa lebih nyaman. Selain itu, intimasi dapat meningkatkan rasa percaya diri yang membentuk hidup lebih sehat dan bahagia.

Meningkatkan kekebalan tubuh
Kuatnya sistem kekebalan tubuh dengan seberapa seringnya Anda melakukan hubungan seksual, memiliki keterkaitan secara medis.Tingkat imunoglobulin A (IgA) pada orang yang melakukan hubungan seksual sekali atau dua kali dalam seminggu, 30 persen lebih tinggi daripada yang tidak melakukannya lebih rutin. Antibodi ini berperan menjaga tubuh dari penyakit. Namun orang yang berhubungan seksual lebih dari dua kali dalam seminggu justru memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih rendah daripada umumnya.Meski demikian, demi menjaga sistem imun tetap prima, disarankan untuk tetap melakukan kebiasaan sehat, seperti istirahat cukup, mengonsumsi makanan sehat, mendapatkan vaksinasi, menjalani hubungan seks yang aman dengan menggunakan kondom saat berhubungan seksual, dan memiliki hanya satu pasangan.

Merasa lebih sehat
Orang yang sedang jatuh cinta atau memiliki kehidupan pernikahan yang baik lebih sering menjawab ’sangat baik’ atau ’luar biasa’ dengan jujur ketika ditanya, “Apa kabar?” Dari pernikahan dan hubungan personal yang baik, orang merasa lebih sehat karena merasa mendapat dukungan sosial dan emosional. Dalam hal ini, manfaat sex berperan dalam menjaga keharmonisan hubungan pasangan, bahkan untuk pasangan yang telah menikah dalam waktu lama.

Mengurangi risiko penyakit
Jika dipadukan dengan gaya hidup sehat, manfaat sex dapat digunakan sebagai senjata dalam mengurangi risiko penyakit tertentu, antara lain:

– Mengurangi risiko sakit maag dan angina. Orang yang merasa didukung dan dicintai oleh pasangan lebih tidak berisiko mengalami angina dan maag, demikian kesimpulan dari sebuah penelitian.

– Mengurangi risiko kanker prostat. Penelitian membuktikan bahwa pria yang melakukan ejakulasi secara teratur lebih tidak berisiko mengalami kanker prostat.

– Mengencangkan otot panggul bawah pada wanita sehingga memaksimalkan hubungan seksual serta mengurangi risiko gangguan buang air kecil di kemudian hari.

Baca Juga : Terapi Seks Untuk Hubungan Yang Lebih Baik

Meningkatkan gairah seks
Melakukan hubungan seksual secara teratur dapat meningkatkan libido. Pada wanita, berhubungan seksual dapat meningkatkan aliran darah, elastisitas, dan cairan pelumas pada vagina. Semua hal ini dapat membuat hubungan seksual makin berkualitas.

Mengurangi rasa sakit
Orgasme melepaskan hormon yang berperan dalam meredakan rasa nyeri. Stimulasi vagina saja bahkan dapat menghentikan nyeri kronis pada punggung dan kaki, kram datang bulan, dan sakit kepala.

Meningkatkan kualitas tidur
Setelah orgasme, tubuh melepaskan hormon prolaktin yang berperan mendatangkan rasa rileks dan mengantuk. Itulah alasan seseorang lebih mudah mengantuk dan tidur setelah melakukan hubungan seksual. Cukup istirahat adalah sumber kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk untuk menjaga berat badan dan tekanan darah tetap normal.

Meningkatkan intimasi dan kualitas hubungan
Berhubungan seksual dapat meningkatkan kadar hormon oksitosin yang membantu manusia untuk meningkatkan rasa saling percaya dan kedekatan satu sama lain. Kadar oksitosin ini akan makin meningkat seiring tingginya frekuensi sentuhan. Kepuasan seksual juga kerap dihubungkan dengan kestabilan hubungan.

Hubungan seksual yang sehat dan dilakukan secara teratur, selain bermanfaat terhadap kesehatan fisik, juga bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan mengurangi risiko gangguan mental, mulai dari depresi hingga keinginan bunuh diri . Jangan lupa untuk menambah manfaat sex di atas dengan mempraktekkan sex yang aman dan nyaman. Jika memiliki masalah terkait kehidupan seksual, Anda tidak perlu malu untuk berkonsultasi ke dokter.